KEBUMEN - Pemkab Kebumen harus bekerja keras untuk mengevakuasi pohon asem besar yang tumbang menimpa rumah di Kecamatan Klirong. Untuk keperluan ini, Pemkab melalui DPUPR dan DLHKP bahkan harus menerjunkan alat berat dan truk crane.
Ini dilakukan lantaran pohon yang tumbang tergolong besar sehingga tidak memungkinkan bila ditangani secara manual. Butuh beberapa jam untuk menyingkirkan pohon tersebut dari atap rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Udy Cahyono menyampaikan, penanganan pohon tumbang ini dilakukan Rabu (25/2) setelah pohon tersebut tumbang pada Selasa malam (24/2).
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor Tebing di Sempor, Rumah Warga Terancam
BACA JUGA:BAZNAS Kebumen Tambah 25 Kuota ZMart
"Hujan pada Selasa malam mengakibatkan tiga pohon tumbang. Salah satunya di Desa Dorowati ini. Selain menimpa rumah warga, pohon tumbang juga menutup akses jalan antar desa yakni Dorowati Podourip," ujar Udy.
Udy menyampaikan, saat ini material pohon telah dievakuasi dan akses jalan sudah dibuka kembali. Iapun berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Dari DLHKP, DPUPR, PMI, Polsek Klirong, Pemerintah Desa Dorowati, dan warga setempat. "Kami tetap menghimbau agar warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih sangat mungkin terjadi dan berpotensi bencana," ujar Udy. (cah)