PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah menargetkan kondisi zero lubang di ruas jalan Buntu–Banyumas–Ajibarang pada H-10 Lebaran. Penanganan difokuskan pada jalur Ajibarang–Purwokerto yang menjadi salah satu ruas tersibuk.
PPK 2.2 Provinsi Jawa Tengah Nandang Sungkono mengatakan, tingginya curah hujan belakangan ini mempercepat pertumbuhan lubang di badan jalan. Karena itu, penambalan dilakukan setiap hari untuk menjaga kelayakan jalur.
"Ruas Ajibarang - Purwokerto, salah satu ruas paling sibuk, dan curah hujan tinggi akhir-akhir ini menjadikan jalan banyak yang berlubang. Target kami setiap hari harus ada penambalan," kata Nandang.
Ia mengungkapkan, PPK 2.2 menangani total 67,68 kilometer jalan nasional di wilayah Kabupaten Banyumas. Khusus ruas Ajibarang–Purwokerto, perbaikan sudah berjalan sejak Desember lalu.
BACA JUGA:Tambal Lubang di Banyumas Dikebut Jelang Mudik, Tiga Ruas Provinsi Ditarget Rampung H-10
"Ada dua tim untuk penanganan Ajibarang, tim patching setiap hari terus menyisir. Hampir setiap hari kami tambal," ujarnya.
Memasuki musim hujan, jumlah lubang meningkat signifikan. Sejak Januari hingga kini, tercatat sekitar 100 titik lubang di ruas Ajibarang–Purwokerto.
"Masih tersisa 20-an lubang. Dari total lubang lebih kurang 100 dari bulan Januari, H-10 lebaran kami pastikan sudah zero lubang," paparnya.
Untuk mengejar target tersebut, dua tim diterjunkan secara bersamaan di lapangan. Penanganan dilakukan dengan metode patching agar lubang tidak meluas.
BACA JUGA:Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Purbalingga Temukan Lubang Jalan dan Lampu PJU Mati
"Kami pastikan lubang kita kejar terus, sampai zero lubang. Kita lakukan metode patching setelah dicutting, dibentuk kotak, lalu diisi Campuran Aspal Panas (CAP)," ujarnya.
Ia menambahkan, penambalan ini bersifat sementara sebelum masuk tahap peningkatan kualitas jalan. Selanjutnya akan dilakukan overlay berupa rehabilitasi mayor maupun minor.
"Kita kembalikan kondisi dengan sementara ditambal," ujarnya.
Pada ruas Ajibarang–Purwokerto direncanakan overlay satu lapis sepanjang 2,7 kilometer. Anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan tersebut sekitar Rp 9,1 miliar.
BACA JUGA:Bahaya, Swadaya Urug Jalan Kabupaten Berlubang di Pandak