Banner v.2

Arus Lalin Padati Kedua Arah, Hari Pertama Penutupan Jembatan Karanganyar Kebumen

Arus Lalin Padati Kedua Arah, Hari Pertama Penutupan Jembatan Karanganyar Kebumen

Antrean memadati jembatan darurat hari pertama penutupan Jembatan Karanganyar untuk proses rehabilitasi, Jumat (10/4).--

KEBUMEN - Kepadatan arus lalu lintas terjadi di kedua ujung Jembatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Ini  yang berada di Jalan Nasional III semenjak ditutup total untuk proses rehabilitasi mulai, Jumat (10/4).

Kendaraan mobil pribadi, sepeda motor, pejalan kaki dan pesepeda ontel dari arah Kecamatan Kebumen maupun Kecamatan Gombong tampak antre di kedua ujung jembatan untuk bergantian melintasi jembatan darurat yang telah disiapkan di sisi Utara jembatan utama.

Selain itu beberapa pengguna jalan ada yang memilih melewati jalan kampung. Petugas dari pihak pelaksana dan warga setempat turut membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar jembatan tersebut. 

Sementara itu personel kepolisian juga telah disiagakan di simpang tiga yang menjadi jalur alternatif bagi kendaraan besar selama penutupan Jembatan Karanganyar. Alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan setelah dilakukannya penutupan arus lalu lintas.

BACA JUGA:Jembatan Karanganyar Kebumen Ditutup, Ini Jalur Alternatif yang Sudah Disiapkan

BACA JUGA:Silaturahmi Kamtibmas, Polres Kebumen Serap Keluhan Warga

Pelaksana Pekerjaan dari PT Karya Adhi Kencana Dwiyono menyampaikan pembongkaran Jembatan Karanganyar sudah dimulai hari ini Jumat (10/4). Dengan begitu jembatan akan ditutup total untuk arus lalu lintas sampai, Minggu (10/5 atau selama satu bulan. Adapun rehabilitasi jembatan hanya meliputi bagian lantai saja.

Terkait arus lalu lintas selama penutupan jembatan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian serta dinas terkait setempat mengenai kesiapan jalur alternatif seusai dengan rute yang telah disosialisasikan beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan, jembatan darurat sudah difungsikan dengan sistem buka tutup untuk kendaraan dari arah Kecamatan Kebumen menuju Gombong atau sebaliknya mulai hari ini.

"Hanya saja karena ada antrean cukup panjang, kita imbau untuk kendaraan kecil bisa memilih jalur alternatif bisa lewat Adimulyo atau Karangkemiri biar tidak menumpuk di sini (sekitar jembatan darurat)," katanya.

Saat ditanya mengenai akses ambulance, terangnya, memang sedari awal jembatan darurat selain diutamakan untuk pejalan kaki dan kendaraan ringan juga bagi akses ambulance. 

"Di awal kan memang untuk arus utama anak sekolah dan ambulance itu yang diutamakan di jembatan (darurat) ini," terangnya. 

Pengguna jalan, Shafa (18) yang merupakan siswi SMKN 1 Karanganyar selalu melewati Jembatan Karanganyar setiap akan berangkat atau pulang sekolah. Dia menyambut baik adanya perbaikan jembatan utama sekaligus jembatan darurat.

"Bagus banget karena kita pemotor kan semisal muter jauh kan," tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: