CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - RSUD Cilacap menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai upaya menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi kebijakan dan standar pelayanan yang telah berjalan, Selasa (10/2/2026).
Plt Direktur RSUD Cilacap, dr. Kelly Kuswidi Yanto mengatakan, forum ini menjadi ruang terbuka untuk menilai apakah kebijakan yang diterapkan rumah sakit masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau perlu dilakukan penyesuaian.
"Forum ini menjadi bahan evaluasi bagi kami, apakah kebijakan yang ada masih relevan dengan kebutuhan masyarakat atau tidak. Kami siap untuk berubah menjadi lebih baik," ujarnya.
Menurutnya, FKP juga menjadi wadah strategis untuk menampung masukan dari masyarakat. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi terhadap SOP maupun kebijakan yang ada.
BACA JUGA:2026, Dana Transfer ke Daerah Turun Rp 393 Miliar, RSUD Cilacap Diminta Mandiri
"Nantinya diharapkan kebijakan dan pelayanan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tandasnya.
Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Cilacap, Sumbowo, menyebut forum ini merupakan bagian dari tahapan dalam penyusunan rencana kerja ke depan, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
"Pelayanan kesehatan memiliki banyak indikator yang harus dicapai, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan pelayanan menjadi hal yang wajib dilakukan," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan kemandirian RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar dapat dikelola secara optimal.
"Pengelolaan BLUD harus benar-benar dimaksimalkan, bukan hanya untuk menutup belanja operasional, tetapi juga diarahkan untuk belanja modal dan penambahan sarana prasarana pelayanan," tandasnya.