"Dari pengusaha minuman karika, kita ada order setiap bulannya, ribuan tas," tutur Anung.
Pihaknya juga berupaya menggandeng generasi muda untuk melestarikan anyaman pandan di desa ini dengan membuat lomba menganyam serta melibatkan mereka dalam kegiatan wisata edukasi pembuatan anyaman dari awal sampai akhir. Dia menambahkan, anyaman bambu di desa ini menjadi bagian dalam UNESCO Global Geopark Kebumen. (mam)