Kemenag Purbalingga Raih Predikat WBK 2025, Targetkan WBBM Tahun 2027
Kantor Kemenag Purbalingga mengikuti SAKIP dan ZI Award secara daring di Aula Galaksi, Rabu (11/2/2026). Kemenag Purbalingga sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025.-Dok. Kemenag Purbalingga-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Setelah melalui proses panjang selama delapan tahun, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga akhirnya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan Kementerian PAN-RB RI dalam ajang SAKIP dan ZI Award bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pengumuman dilakukan secara daring dan diikuti di Aula Galaksi Kemenag Purbalingga, Rabu (11/2/2026). Capaian ini menempatkan Kemenag Purbalingga dalam jajaran satuan kerja berintegritas di tingkat nasional.
Secara nasional, sebanyak 312 instansi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah berhasil meraih predikat WBK dan WBBM tahun 2025. Kemenag Purbalingga tercatat bersanding dengan delapan satuan kerja Kementerian Agama termasuk madrasah yang dinyatakan lolos dan berhak menyandang predikat WBK-WBBM.
Keberhasilan tersebut disebut bukan hasil instan. Predikat WBK diraih melalui kerja keras, komitmen, serta konsistensi seluruh pegawai selama delapan tahun dalam membangun zona integritas.
BACA JUGA:Kemenag Purbalingga Verifikasi 38 TPQ dan MDT, Cegah Lembaga Keagamaan Fiktif
Berbagai strategi dijalankan, mulai dari peningkatan kualitas layanan, inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, hingga penguatan peran media sosial untuk menunjang akuntabilitas kinerja. Monitoring dan evaluasi zona integritas juga dilakukan secara berkelanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti konkret reformasi birokrasi berjalan sistematis dan konsisten.
"Predikat WBK ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi indikator bahwa tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik telah memenuhi standar integritas dan akuntabilitas yang ditetapkan. Ini harus menjadi motivasi bagi satuan kerja lainnya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan," tegasnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan predikat WBK menjadi pijakan untuk menargetkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027.
BACA JUGA:133 PNS Kemenag Purbalingga Naik Kelas, Kakankemenag Ingatkan Tanggung Jawab dan Integritas
"Alhamdulillah, predikat WBK ini merupakan hasil dari ikhtiar dan kerja bersama seluruh pegawai. Ini menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten mampu menghadirkan perubahan yang nyata," ucapnya. (ads)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

