Bantuan Operasional 2026 Difokuskan ke Empat Puskesmas

Jumat 02-01-2026,12:43 WIB
Reporter : Alwi Safrudin
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga menetapkan Bantuan Operasional Puskesmas (BOP) 2026 dialihkan ke empat Puskesmas, yakni Kalikajar, Karangjambu, Bojong dan Kutawis.

Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan Dinkes Purbalingga, Dyah Kurniasih mengatakan keputusan tersebut diambil dengan berbagai pertimbangan. Puskesmas yang mendapat BOP 2026 dinilai belum bisa mandiri karena pendapatan perkapita nya kurang.

"Bantuan operasional puskesmas (BOP) bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Bantuan ini membantu Puskesmas yang dinilai pendapatan perkapita nya kurang. 2024 sudah mulai kami coba alihkan, Puskesmas sudah meningkat pendapatan nya, ditambah adanya program Universal Health Coverage (UHC)," ungkapnya.

Adapun sumber pendapatan utama Puskesmas dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua skema besar: Kapitasi dan Non-Kapitasi. Kapitasi diberikan BPJS setiap bulan berdasarkan jumlah peserta terdaftar. Sedangkan non-kapitasi bergantung pada jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang benar-benar diberikan oleh Puskesmas.

BACA JUGA:Lima Puskesmas di Purbalingga Dapat Bantuan Buku dari Perpusnas

"Setelah proses perhitungan, di 2025 banyak Puskesmas yang kami anggap sudah bisa mandiri. Maka anggaran DAU 2026 dialihkan. Salah satunya yakni untuk relokasi Puskesmas Kutawis," katanya

Dyah menyebut anggaran BOP tidak hilang, melainkan dialihkan untuk kepentingan bidang kesehatan lain. BOP 2026 senilai Rp1 M dibagi tiga Puskesmas dengan alokasi yang berbeda. Sementara Puskesmas Kutawis untuk pengadaan tanah Rp2 M.

"Kami berharap puskesmas bisa berinovasi, efisiensi dan rasionalisasi belanja. Tetap kami evaluasi kedepannya apabila ada puskesmas yang minus," tutupnya. (alw)

Tags :
Kategori :

Terkait