CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap memastikan kesiapan penuh menjaga keandalan pasokan energi nasional selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Berbagai langkah antisipatif disiapkan guna menjamin operasional kilang berjalan aman, andal, dan berkelanjutan mengingat potensi peningkatan kebutuhan energi masyarakat.
General Manager (GM) Kilang Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo menyampaikan selama periode Nataru, konsumsi energi diperkirakan mengalami kenaikan menyusul peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik.
“Untuk itu, kami beroperasi optimal guna mendukung pemenuhan kebutuhan BBM dan LPG nasional,” katanya.
BACA JUGA:Jaga Kualitas Produk, Laboratorium Kilang Cilacap Ikuti Surveilans Akreditasi Jaminan Mutu Pengujian
Berdasarkan proyeksi, permintaan BBM selama Nataru diperkirakan meningkat sekitar 7 - 10 persen dari kondisi normal, khususnya produk gasoline seperti Pertalite dan Pertamax.
“Selain itu permintaan gasoil dan avtur juga menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya aktivitas transportasi darat dan udara,” ujar Wahyu.
Sebagai kilang terbesar di Indonesia dengan kontribusi signifikan terhadap pasokan energi nasional, Kilang Cilacap menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain optimalisasi unit produksi, peningkatan intensitas monitoring peralatan, serta penguatan sistem manajemen risiko.
“Kami juga juga memastikan fleksibilitas pengolahan minyak agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan produk yang meningkat selama libur akhir tahun,” imbuh Wahyu.
BACA JUGA:Konsisten Berdayakan Masyarakat Pedesaan, Kilang Cilacap Raih CSR dan Pengembangan Desa Awards 2025
Selain itu, seluruh Perwira Kilang Cilacap disiagakan melalui pengaturan personel piket selama periode Nataru untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan operasional. Koordinasi lintas fungsi juga diperkuat guna menjaga keandalan kilang selama 24 jam penuh.
Aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) menjadi prioritas utama dalam periode siaga ini. Kilang Cilacap meningkatkan pengawasan area operasional, memperketat penerapan prosedur keselamatan kerja, serta melakukan koordinasi intensif dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan terkait.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Cecep Supriyatna menambahkan, pihaknya berkomitmen menjalankan operasional kilang dengan selamat dan andal.
“Peningkatan demand pada momen Nataru menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat,” imbuhnya.
BACA JUGA:Melihat Lebih Dekat Proses Bisnis, Kilang Cilacap Ajak Warga Keliling Kilang