Longsor Situkung Meluncur 1 Kilometer, Tanah Masih Aktif Bergerak

Selasa 18-11-2025,13:09 WIB
Reporter : Pujud Andriastanto
Editor : Laily Media Yuliana

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Skala kehancuran longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, semakin gamblang setelah BPBD Banjarnegara menyelesaikan analisis udara menggunakan drone.

Dari pemetaan tersebut, terlihat bahwa longsoran menjalar hingga satu kilometer dan merusak kurang lebih 10 hektare area permukiman dan lahan produktif.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Banjarnegara, Joenedi, mengungkapkan bahwa temuan itu menunjukkan besarnya energi longsor yang menerjang kawasan lereng.

“Luasannya sekitar 10 hektare, dengan luncuran material kurang lebih satu kilometer. Dampaknya tidak hanya ke rumah warga, tapi juga lahan pertanian,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

BACA JUGA:Evakuasi Longsor Situkung Banjarnegara Dikebut, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Waspadai Bencana Susulan

Kerusakan masif itu membuat sejumlah bangunan di Situkung hancur atau tertimbun. BPBD bersama relawan desa melakukan evakuasi sambil menyisir jalur longsoran yang dipenuhi material tebal.

Namun upaya penanganan tidak bisa dilakukan secara agresif karena tanah di lokasi masih labil. Joenedi mengatakan pergerakan tanah masih terus terpantau. 

“Tanah di lokasi masih aktif bergerak. Risiko longsor susulan tetap tinggi, jadi warga kami minta tidak mendekati titik longsoran,” tegasnya.

BPBD kini memusatkan perhatian pada pemetaan zona aman sebelum tim pencarian dapat masuk ke area yang lebih dalam. Keputusan itu penting mengingat masih adanya korban yang belum ditemukan.

Hingga kini, 981 warga tercatat terdampak. Dari jumlah tersebut, 923 jiwa mengungsi, dua orang meninggal dunia, 14 luka-luka dalam perawatan, dan 26 orang masih dalam pencarian.

Tags :
Kategori :

Terkait