Warung Jegur Banyumas hadirkan 50 Menu Rempah Unik, dari Rempah Surga hingga Rempah Putus cinta

Jumat 03-10-2025,07:47 WIB
Reporter : Puistia Pasha
Editor : Laily Media Yuliana

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Di tengah maraknya kafe modern yang menawarkan kopi dan minuman kekinian, Warung Jegur tampil beda dengan menyuguhkan lebih dari 50 jenis ramuan rempah-rempah khas nusantara.

Tempat ini bukan hanya menjadi destinasi kuliner sehat, tetapi juga ruang edukasi rempah untuk masyarakat, terutama anak muda yang ingin mengenal kembali warisan budaya Indonesia.

“Tujuan kami itu memperkenalkan rempah kepada masyarakat, terutama generasi muda. Banyak yang nggak tahu, rempah itu bukan cuma pahit, tapi bisa dibuat enak dan bermanfaat,” ujar Tono Jegur, pemilik Warung Jegur (24/9)

“Kalau orang datang bilang ‘Pak, saya kacau balau hidupnya’, ya kita buatin rempah yang enak saja, biar hati juga sembuh,” tambahnya sambil tertawa.

BACA JUGA:10 Manfaat Jamu Untuk Jaga Sistem Kekebalan Tubuh

Didirikan sejak 2018, warung ini menyajikan minuman rempah yang diklaim dapat membantu berbagai keluhan, mulai dari masuk angin, pusing, diare, asam lambung, hingga pasangan yang sedang menjalani program kehamilan (promil). Ramuan-ramuan tersebut diracik dari berbagai jenis rempah lokal seperti kunyit, jahe, daun suruh, manjakani, kapulaga, hingga jeruk bayi.

Salah satu daya tariknya adalah nama-nama menu yang unik dan "menggoda", seperti Rempah Putus Cinta, Rempah Cuci Otak, hingga Rempah Surga. Nama-nama ini dibuat untuk menarik minat generasi muda agar lebih tertarik mencoba jamu modern tanpa merasa seperti sedang minum obat.

Bahkan, susu rempah yang disajikan pun bisa mengandung hingga 31 jenis rempah dalam satu cangkir, menjadikannya minuman yang kaya manfaat dan rasa.

Tak hanya itu, desain interior Warung Jegur juga mengusung unsur budaya lokal. Dindingnya dipenuhi ornamen tradisional seperti wayang, lukisan khas Jawa, dan simbol-simbol budaya lain seperti kendang dan gamelan. Semua itu dipadukan dalam suasana hangat ala tungku raksasa yang menjadi ikon utama tempat ini.

Warung Jegur kerap dikunjungi berbagai tokoh terkenal dan pejabat, seperti Kapolres, Bupati Banyumas, hingga Wakil Gubernur Ustaz Yasin. Bahkan pesulap Limbad pun pernah mampir. Umumnya mereka datang hanya dengan satu permintaan: “Saya pengin sehat, Pak. Tolong bikinin minuman sehat.”

Bagi Tono Jegur, semua ini adalah bagian dari ikhtiar melestarikan budaya rempah Indonesia. Ia pun menambahkan, resep yang ia racik sebagian diwarisi dari neneknya yang hidup hingga usia 116 tahun dan rutin mengonsumsi kencur setiap pagi.

Dengan slogan Minum rempah, nyawane betah, Warung Jegur mengajak pengunjungnya tidak hanya mencicipi cita rasa, tetapi juga menyelami kekayaan rempah sebagai identitas bangsa. (Sha)

Tags :
Kategori :

Terkait