PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID – Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Purbalingga suah mencapai 32 persen atau 337.774 orang yang sudah diperiksa. Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Jusi Febrianto, saat kegiatan Donor Darah Massal dan CKG, di Pendapa Dipokusumo, Selasa, 2 September 2025.
"Saat ini capaian CKG di Purbalingga sudah 32 persen atau 337.774 orang yang sudah diperiksa, targetnya sampai akhir tahun 36 persen," katanya.
Dia menekankan pentingnya deteksi dini penyakit melalui program CKG. "Dengan skrining kesehatan, masyarakat bisa mengetahui kondisi tubuhnya sejak dini," tegasnya.
Dia menambahkan, penyakit penyebab kematian terbanyak saat ini adalah stroke dan jantung, yang salah satunya berawal dari diabetes dan hipertensi.
BACA JUGA:Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis Diserbu Warga
"Kalau kita tahu lebih awal, bisa segera diantisipasi sehingga tidak berlanjut ke komplikasi. Bahkan pemeriksaan jiwa juga tersedia, untuk mendeteksi depresi dan kecemasan," tambahnya.
Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya menjaga kesehatan.
"Hari ini Pemda bersama PMI mengadakan donor darah dan cek kesehatan gratis di Pendopo. Kami ingin kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Dia menjelaskan, kebutuhan darah di Purbalingga cukup besar, sekitar 2.300 kantong per bulan. "Karena itu, kami mengajak ASN dan warga untuk ikut berpartisipasi," jelasnya.
BACA JUGA:Ribuan Pekerja Pabrik Jadi Sasaran Layanan Cek Kesehatan Gratis
Dia mengajak seluruh ASN, masyarakat, lembaga pendidikan, hingga pihak swasta untuk aktif berpartisipasi dalam program donor darah. "Satu kantong darah bisa menolong hingga tiga orang, dan bagi pendonor juga baik untuk Kesehatan," lanjutnya.
Musliarno, petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (PPDDS) PMI Kabupaten Purbalingga menjelaskan, stok darah sangat bergantung pada partisipasi pendonor sukarela.
Dia mengungkapkan, saat ini stok darah cukup hanya untuk tiga hari ke depan, sementara kebutuhan harian rata-rata 60 sampai 80 kantong.
Selain di Pendapa Dipokusumo, pemeriksaan kesehatan juga dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Purbalingga. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan kelad II B Purbalingga Doni Kristianto mengatakan, seluruh warga binaan dan petugas mendapatkan kesempatan yang sama untuk diperiksa.
BACA JUGA:Jangan Tunggu Sakit! Cek Kesehatan Gratis Lewat Skrining BPJS 2025