Anggungan Perkutut Jawa Kian Menjadi Incaran

Jumat 04-07-2025,10:26 WIB
Reporter : Imam Wahyudi
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN - Selama ini Burung Perkutut Jawa, kerap dipandang sebelah mata oleh para penghobi. Ini lantaran suara Perkutut Bangkok dinilai lebih tebal dan keras.

Namun demikian, dalam satu tahunan ini Perkutut Jawa mulai banyak dilirik. Suaranya yang tipis dan nyaring mulai dilombakan. Alhasil Burung Perkutut Jawa kini mulai mendapat tempat.

Dalam beberapa tahun ini, burung anggungan memang seakan kalah dengan burung kicau. Dimana trend memelihara burung dan lomba burung terfokus pada kicauan. Namun kini komunitas burung anggungan mulai bangkit. Dimana Perkutut Jawa Kian melambung.

"Dalam beberapa waktu ini permintaan Burung Perkutut Jawa kian meningkat. Namun peternak Perkutut Jawa memang masih jarang," tutur Defri Rokhimawan (32) warga Desa Banjarwinangun Petanahan, Kamis (3/7).

Defri yang juga merupakan penjual di kios burung menegaskan kini beberapa komunitas telah melombakan burung Perkutut Jawa. Namun demikian secara umum burung masih diperoleh dengan cara menangkap di alam liar.

"Umumnya muda hutan. Ini burung jaring hasil buruan alam. Kalau peternak khusus Perkutut Jawa masih langka," katanya.

Secara umum saat burung perkutut masih menjadi primadona, banyak sekali tumbuh dan berkembang peternak. Ini umumnya terbagi menjadi beberapa jenis. Perkutut Bangkok Babu, Perkutut Cemani, Perkutut Majapahit, Perkutut Putih, hingga putih kapas.

"Selain itu ada perkutut anggungan yang dinilai dari suaranya. Namun bisnis perkutut kian meredup pasca Covid 19. Mudah-mudahan ini menjadi kebangkitan kembali," paparnya.

Ia juga berharap perekonomian kian membaik. Sehingga bisnis apapun laku dan menghasilkan. Daya beli masyarakat pun akan kembali meningkat.

"Hobi juga menjadi salah satu penggerak roda perekonomian. Mudah-mudahan ke depan akan semakin baik," ucapnya. (mam)

Tags :
Kategori :

Terkait