Wisata Pantai Kebumen Disebut Miliki Potensi PAD Tinggi

Senin 23-06-2025,13:06 WIB
Reporter : Saefur Rohman
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen diminta serius dalam mengembangkan dan menggarap sektor pariwisata. Potensi sektor pariwisata dinilai memiliki potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi. Hal itu diungkapkan Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Gito Prasetyo.

Gito menjelaskan, ada 9 sektor objek pariwisata di Kabupaten Kebumen yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen yang dapat menjadi sumber PAD. Namun saat ini pemerintah dinilai kurang serius dalam menggarapnya.

"Ada 9 sektor pariwisata yang dikelola Pemda, seharusnya ini bisa menjadi sumber PAD yang besar bagi kebumen diantara potensi wisata pantai kalau digarap secara serius, namun akhir-akhir ini objek wisata milik Pemda justru malah kalah dengan objek wisata yang dikelola oleh desa atau kepompok pemuda," kata Gito yang juga mantan anggota Komisi C DPRD Kebumen.

Politisi sekaligus Sekretaris DPD Partau Amanat Nasional (PAN) Kebumen mengungkapkan, potensi besar pariwisata di kebumen yakni sektor pantai. Kabupaten Kebumen memiliki garis pantai dengan panjang 57,5 kilometer bisa menjadi harapan sumber mendapatkan asli daerah.

"Pemerintah daerah menurut saya harus konsen memanfaatkan sektor pariwisata, karena salah satu sumber PAD yang besar dan potensi saat ini di kebumen dari sektor pariwisata," kata Gito.

Gito melanjutkan, kebumen memiliki potensi banyak wisata pantai. Namun saat ini banyak pantai yang dikelola desa dan organisasi pemuda. Sedangkan wisata pantai yang dikelola oleh Pemda Kebumen melalui Dinas Pariwisata yakni hanya pantai Pandan Kuning dan Pantai Suwuk.

"Seperti kita lihat, meski saat ini pantai Pandan Kuning ada wahana bermain, namun menurut hemat kami itu belum cukup maksimal, masih dibutuhkan inovasi pengembangan maupun sarana promosi, jangan sampai sudah dibangun dengan anggaran yang besar justru tidak maksimal, harapannya bisa ramai seperti dulu," tegasnya.

Gito mencontohkan, seperti halnya objek wisata Pantai Suwuk yang dulu dibangun dan sempat menjadi trend namun saat ini kondisinya sepi dan terbengkalai. Hal itu tentu menjadi PR besar  pemerintah daerah agar wisata pantai milik Pemda bisa ramai lagi.

"Ini PR pemerintah daerah, agar pantai-pantai itu berkembang lagi dan ramai lagi, contoh mitos jaman dulu kalu lebaran belum ke pantai petanahan belum afdol, bahkan dari berbagai daerah, ini yang harus dibuat konsepnya oleh Pemda, karena saingannya pantai yang saat ini oleh desa bahkan mereka masuknya tidak dipungut biaya, hanya parkir bahkan seiklasnya," tambah Gito.

Gito menilai, satu tantangan besar untuk pemerintah daerah agar obwis milik Pemda dapat bersaing yakni dibutuhkan sikap yang serius oleh Pemda dan Dinas Pariwisata.

"Caranya bagaimana? nggeh monggo ini perlu sikap serius Pemda agar pantai yang dimiliki menjadi aset dan menjadi sumber PAD yang besar, mungkin salah satu inovasi yakni dengan membuat event-event di sekitar objek wisata untuk memantik masyarakat berkunjung, seperti sebelumnya di Pantai Pandankuning bajyak event berskala Nasional dan Internasional saya kita ini bisa terus dilanjutkan menjadi event tahunan, Dinas Pariwisata harus suport dan serius menangani wisata pantai di kebumen," pungkasnya. (fur)

Kategori :