Yadea, NIU, TailG: Motor Listrik China yang Lagi Ngetren, Hemat atau Risiko?

Rabu 02-07-2025,05:21 WIB
Reporter : Urfa Tasbita Faqih
Editor : Ali Ibrahim

Kalau ada yang nyebut Yadea itu “Xiaomi-nya motor listrik”, mungkin ada benarnya.

Mereka ini udah eksis sejak 2001, dan sekarang jadi produsen motor listrik terbesar di dunia. Bayangin aja, pada 2021 mereka jualan 14 juta unit! Itu bukan angka iseng-iseng.

BACA JUGA:Mengenal Yadea T9, Skuter Listrik Ringan dengan Harga Terjangkau dan Desain Menarik

BACA JUGA:Intip Motor Cavalry 2025 Yang Bikin Kamu Betah Touring Jauh!

Yadea punya daya tarik di harga yang kompetitif tapi tetap kelihatan premium.

Desainnya ramping, warnanya kekinian, dan udah banyak pakai teknologi yang jarang ada di brand lokal. Mereka lagi gencar banget mengembangkan baterai sodium-ion.

Buat lo yang belum familiar, baterai ini dianggap lebih ramah lingkungan, lebih tahan di suhu dingin, dan lebih aman daripada lithium.

Meski kapasitas dayanya sedikit di bawah, tapi harganya lebih murah dan stabil.

BACA JUGA:4 Fitur Motor Listrik Yadea G6 ini Bikin Nyetir Makin Keren, Ada Reflektor Samping!

BACA JUGA:Simak Fakta Menarik BMW F 800 R, Motor Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu

Di Indonesia, salah satu model Yadea yang cukup populer tahun 2025 adalah Yadea G6.

Motor ini punya baterai lithium 72V 38Ah, top speed 80 km/jam, dan jarak tempuh hingga 120 km.

Harganya? Mulai dari Rp23 jutaan OTR Jabodetabek, sudah termasuk charger dan garansi baterai.

Tapi jangan kira semuanya mulus. Di tahun 2024, Yadea kena penurunan pendapatan hampir 19% karena pasar di China mulai jenuh dan terlalu banyak stok menumpuk.

BACA JUGA:Fitur Cruise Control Pada Motor Listrik Yadea G6, Bisa Nyetir Santai Tanpa Pegal

BACA JUGA:Harley-Davidson Rilis Moge Rp 70 Juta, Desain dan Warna Lebih Kekinian, Performa Tetap Tangguh

Kategori :