Usulan Tak Kunjung Direspon
TAMBAK-Desa Pesantren Kecamatan Tambak mempunyai ruas jalan yang menjadi perlintasan kereta api. Sayannya, usulan pembuatan palang pintu rel kereta api tak kunjung dorespon meski sudah berkali-kali diajukan.
Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Desa Pesantren, Sumarno menyatakan, pihaknya tidak akan bosan mengusulkan melalui Musrenbang Kecamatan Tambak.
"Pernah ada kunjungan dari Dinas Perhubungan, PT Kereta Api dan pejabat lainnya, juga ada Camat Tambak ke Stasiun Tambak, kami sampaikan pembuatan palang pintu Desa Pesantren. Pernah juga kami langsung datang ke Dinas Perhubungan," kata Sumarno, Minggu (3/9).
Namun upaya itu belum membuahkan. Menurut dia, Dinas Perhubungan berdalih pemasangan palang pintu hanya akan mengakibatkan kemacetan. Sebab jarak perlintasan kereta api dari jalan raya hanya sekitar 100 meter.
Untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, sebelum perlintasan kereta api dibuat garis kejut. Dengan adanya garis kejut membuat pengguna jalan lebih berhati-hati. "Kecelakaan biasanya terjadi dari arah utara atau yang dari jalan raya. Soalnya terhalang pepohonan di kanan kiri jalan sebelum rel kereta api," kata Sumarno. (fij)