Banner v.2

JSIT Purbalingga Tancap Gas, Nurochman Pimpin Pengurus Baru Hasil Musda

JSIT Purbalingga Tancap Gas, Nurochman Pimpin Pengurus Baru Hasil Musda

Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 JSIT Kabupaten Purbalingga yang digelar di Graha Adiguna, Kompleks Pendopo Dipokusumo, Selasa (10/2/2026), menetapkan kepengurusan baru periode mendatang.-Budi Cahyo Utomo/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Purbalingga sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 di Ruang Graha Adiguna, Kompleks Pendopo Dipokusumo, Selasa (10/2/2026). Forum tertinggi organisasi ini menetapkan Nurochman S.Sos.I sebagai ketua JSIT Purbalingga periode terbaru.

Musda mengusung tema Berkolaborasi dan Berinovasi Menuju Sekolah Islam Terpadu yang Bermutu. Acara dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Drs Suroto MSi, mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Pembinaan Kebudayaan Dindikbud Purbalingga Wasis Andri Wibowo, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Hananto Widhiaksono SPd, serta Ketua JSIT Purbalingga periode sebelumnya, Kholidin SP SPd.

Mantan Ketua JSIT Purbalingga, Kholidin, menegaskan Musda menjadi sarana evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi. Ia menyebut JSIT terus berupaya berkontribusi dalam pembangunan pendidikan daerah.

“Musda ini merupakan forum tertinggi organisasi sebagai sarana evaluasi, konsolidasi, dan perumusan program ke depan. Kami terus berikhtiar memberikan kontribusi pembangunan pendidikan di Kabupaten Purbalingga,” tuturnya.

Kholidin mengungkapkan perkembangan JSIT di Purbalingga terbilang pesat. Hingga kini, JSIT mengelola 1 SMPIT, 3 SDIT, 3 TKIT, 9 Kelompok Bermain, dan 2 PTA yang tersebar di 11 kecamatan.

Total peserta didik mencapai 2.260 siswa dengan dukungan 253 tenaga pendidik. Ia berharap ke depan setiap kecamatan di Purbalingga memiliki sekolah Islam terpadu.

“Kami berharap dukungan Pemkab Purbalingga agar SIT bisa hadir di kecamatan lainnya, sekaligus membantu kemudahan PPG, sertifikasi, dan peningkatan kesejahteraan guru,” tambahnya.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Hananto Widhiaksono, mendorong pengurus baru memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Menurutnya, silaturahmi menjadi kunci penguatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru.

“Sering-seringlah menebar salam dan bersilaturahmi dalam memajukan SIT di Purbalingga, khususnya terkait peningkatan kesejahteraan guru,” katanya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto, menyampaikan apresiasi Pemkab atas kontribusi JSIT. Ia mengakui tantangan kesejahteraan guru masih dihadapi, baik di sekolah SIT maupun negeri.

“Karena keterbatasan anggaran, kami meminta para guru bersabar. Pemkab berkomitmen untuk terus memperbaiki kesejahteraan guru,” ujarnya.

Suroto juga menekankan pentingnya peran guru SIT dalam pengawasan penggunaan gawai pada anak di era digital. Ia berharap pengurus baru mampu bekerja maksimal menjalankan program organisasi ke depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: