Tiang Kabel Telepon Bahayakan Warga dan Pengguna Jalan

Selasa 11-07-2017,08:07 WIB

AJIBARANG-Walaupun sudah dilaporkan warga, keberadaan tiang kabel telepon yang berada di badan jalan masuk Desa Pancasan Kecamatan Ajibarang, masih dibiarkan. Tiang kabel telepon yang hampir patah itu belum direlokasi. Kepala Desa Pancasan Ali Syaifurohman mengatakan, warga mengeluhkan keberadaan tiang telepon yang belum dipindah. Pasalnya, setelah ada pelebaran jalan, tiang telepon tersebut berada di badan jalan dan membahayakan pengguna jalan terutama pengguna motor. "Saat arus mudik, tiang telepon itu ditabrak kendaraan pribadi hingga hampir patah. Tapi sampai saat ini tidak ada relokasi. Padahal, kami sudah melaporkan tiang kabel telepon yang berada di badan jalan itu karena rawan lakalantas dan membahayakan warga terutama pengguna jalan,"jelasnya, Senin (10/7). Ali mengatakan, beberapa tiang telepon berada di badan jalan mulai dari perbatasan dengan Desa Ajibarang Wetan sampai ke Masjid Pancasan. Hal itu membuat warga terutama pengendara motor mengeluh. "Sudah banyak pengendara motor yang memilih jalur kiri untuk berkendara dan menabrak tiang karena berada dekat atau di badan jalan. Selain itu, warnanya juga hitam sehingga penggendara motor sering tidak mengetahui ada tiang listrik di jalan,"jelas Subhan. Dengan kondisi tersebut, harap Ali, pihak terkait segera memindah tiang telepon yang berada di badan jalan atau dekat dengan jalan. Terlebih kondisi tiang telepon yang berada di dekat Masjid Pancasan sudah menimbulkan beberapa kali kecelakaan. Selain tiang kabel telepon, jalur Pancasan juga minim tanda atau rambu peringatan di jalur Pancasan Kecamatan Ajibarang dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena jalan yang menanjak dan menurun sering terjadi kecelakaan. Seperti masuk dari arah Ajibarang, pengguna jalan akan melewati jalan berkelok dan menurun dan pada tikungan pertama merupakan titik yang sering terjadi lakalantas. Warga Pancasan, Slamet mengatakan, jalur Pancasan merupakan jalur yang rawan kecelakaan. Bahkan saat bulan puasa kemarin, kecelakaan sepeda motor maupun mobil terjadi di sepanjang jalur Pancasan. Namun, ia menyayangkan kondisi jalur tersebut yang minim rambu atau papan peringatan bagi pengguna jalan. (gus/bdg)

Tags :
Kategori :

Terkait