Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi AS Roma. Bagi Inter, ini adalah pukulan berat dalam persaingan memperebutkan gelar musim ini.
Susunan Pemain
Dalam pertandingan ini, Inter Milan tampil dengan formasi 3-5-2 andalan Simone Inzaghi. Yann Sommer bertugas di bawah mistar gawang dengan kawalan trio bek Augusto, Acerbi, dan Pavard.
Di sektor sayap, Inter mengandalkan Dimarco dan Darmian untuk memberikan lebar serangan. Sementara lini tengah diisi oleh Barella, Calhanoglu, dan Frattesi.
Untuk lini depan, duet Marko Arnautovic dan Lautaro Martinez dipercaya untuk membongkar pertahanan Roma. Mereka menjadi tumpuan utama dalam upaya mencetak gol.
BACA JUGA:Hujan Gol di Benito Villamarín! Real Betis Tekuk Valladolid Lewat Drama 5 Gol
Sementara itu, Claudio Ranieri juga mengusung formasi 3-5-2 untuk tim tamu. Svilar berdiri di bawah mistar, dibentengi trio Ndicka, Mancini, dan Celik di jantung pertahanan.
Tasende dan Soule beroperasi sebagai wing-back untuk mempercepat transisi dari bertahan ke menyerang. Di tengah, ada Pellegrini, Kone, dan Cristante sebagai motor permainan Roma.
Sedangkan duet Shomurodov dan Dovbyk dipasang sebagai juru gedor utama di lini depan. Keduanya diharapkan bisa menjadi ancaman nyata bagi gawang Inter.
Statistik Pertandingan
Berdasarkan data statistik, Inter Milan tampil jauh lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka mencatatkan 70% penguasaan bola berbanding 30% milik Roma.
BACA JUGA:Atlético Madrid Tampil Perkasa, Bungkam Rayo Vallecano 3-0 di Wanda Metropolitano
BACA JUGA:Jamie Vardy Akan Tinggalkan Leicester City, Ini Perjalanan dan Warisannya
Inter juga menciptakan lebih banyak peluang dengan total 17 tembakan. Namun dari semua peluang itu, hanya dua yang mengarah tepat ke sasaran.
Sebaliknya, Roma tampil lebih efektif dalam menyerang. Mereka mencatatkan 19 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang Yann Sommer.
Jumlah pelanggaran dalam laga ini relatif berimbang. Inter melakukan 11 pelanggaran, sementara Roma sedikit lebih sedikit dengan sembilan pelanggaran.