Untuk urusan offside, Inter tercatat dua kali terjebak, sedangkan Roma nihil dalam kategori ini. Ini menunjukkan bagaimana solidnya garis pertahanan Roma dalam menjaga posisi.
BACA JUGA:Atlético Madrid vs Rayo Vallecano, Atlético Tumbangkan Rayo dengan Skor 3-0
BACA JUGA:Bologna Lolos di Coppa Italia, Vincenzo Italiano Tak Sabar Hadapi Milan
Kunci Kemenangan Roma
Salah satu kunci keberhasilan Roma dalam laga ini adalah kedisiplinan pertahanan mereka. Barisan belakang Roma tampil rapat dan tidak memberikan ruang kepada para penyerang Inter.
Selain itu, ketenangan dalam membangun serangan balik juga menjadi senjata andalan Roma. Mereka tidak terburu-buru menyerang, melainkan menunggu momen yang tepat.
Matias Soule pantas mendapatkan pujian berkat penampilan gemilangnya. Selain mencetak gol kemenangan, ia juga aktif membantu pertahanan saat dibutuhkan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Roma dalam perebutan tiket ke Liga Champions. Mereka kini semakin percaya diri menghadapi sisa laga musim ini.
BACA JUGA:Sinyal Debut? Cyrus Margono Dipantau Langsung Pelatih Kiper Timnas Indonesia di Kosovo!
BACA JUGA:Inter Milan atau AC Milan? Ini Prediksi Duel Sengit Menuju Final Coppa Italia 2025
Sebaliknya, Inter Milan kini harus segera bangkit dari kekalahan ini. Posisi mereka di klasemen kini terancam oleh kejaran rival-rival terdekat.
Simone Inzaghi harus segera menemukan formula baru agar timnya tidak kembali terpeleset. Apalagi, kompetisi sudah memasuki fase-fase krusial.
Sementara itu, Claudio Ranieri patut berbangga atas kerja keras pasukannya. Tiga poin ini menjadi bukti bahwa Roma belum habis dalam persaingan elit Serie A.
Laga ini juga menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, dominasi tidak selalu berujung kemenangan. Efektivitas dan kedisiplinan tetap menjadi kunci utama meraih tiga poin.
BACA JUGA:Barcelona Tundukkan Mallorca: Kemenangan Spektakuler yang Mengokohkan Posisi!
BACA JUGA:Derby Milan Panaskan Coppa Italia: Inter Milan dan AC Milan Berebut Tiket Final
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Serie A musim 2024/2025 semakin memanas. Setiap pertandingan ke depan akan terasa seperti final bagi para kontestan.