Sebagian besar model BMW menggunakan mesin dengan tenaga besar, yang otomatis membuat konsumsi bahan bakarnya lebih boros dibandingkan dengan mobil biasa. Ini menjadi faktor yang cukup penting bagi banyak konsumen.
Terutama di Indonesia, di mana harga bahan bakar menjadi perhatian utama. Dibandingkan dengan mobil hybrid atau mobil dengan mesin kecil yang lebih hemat BBM, BMW sering dianggap kurang ekonomis untuk penggunaan harian.
6. Banyaknya Alternatif Mobil Mewah Lainnya
Di segmen mobil mewah, BMW harus bersaing dengan merek lain seperti Mercedes-Benz, Audi, Lexus, dan bahkan merek Jepang seperti Toyota yang kini juga memiliki lini premium seperti Toyota Alphard. Banyak konsumen yang lebih memilih merek lain yang dianggap lebih awet atau memiliki nilai jual kembali yang lebih stabil.
7. Pasar yang Terbatas
Pasar mobil bekas untuk merek mewah seperti BMW jauh lebih kecil dibandingkan dengan mobil mainstream. Tidak semua orang mampu atau mau membeli mobil bekas BMW karena mereka mempertimbangkan berbagai factor.
Sebagai contoh, soal tidak adanya bengkel di daerah. Atau sebab lain seperti biaya perawatan, pajak, dan konsumsi bahan bakar. Akibatnya, permintaan rendah menyebabkan harga jualnya anjlok lebih cepat.
BACA JUGA:5 Mobil Bekas Paling Diminati oleh Anak Muda, Desain Keren Sporty
BACA JUGA:5 Mobil Bekas Murah dengan Fitur Lengkap, Desain Juga Sangat Keren
8. Garansi yang Terbatas
Salah satu daya tarik membeli BMW baru adalah adanya garansi resmi dari pabrikan, yang biasanya mencakup perawatan berkala dan suku cadang tertentu. Namun, setelah garansi habis, biaya perawatan menjadi tanggungan penuh pemilik.
Hal ini membuat calon pembeli BMW bekas berpikir dua kali sebelum membeli karena mereka harus siap menghadapi biaya tak terduga yang bisa cukup tinggi. Apalagi jika penanganannya sampai membutuhkan penggantian spare part.
Dapat disimpulkan, harga mobil BMW bekas anjlok karena kombinasi berbagai factor. Termasuk depresiasi yang tinggi, biaya perawatan mahal, pajak kendaraan yang tinggi, konsumsi bahan bakar yang boros, serta persepsi negatif di kalangan konsumen.
Meskipun BMW menawarkan kenyamanan dan performa tinggi, faktor-faktor ini membuat banyak orang enggan membeli BMW bekas.
BACA JUGA:5 Mobil Bekas Paling Laris di Indonesia, Untuk Pertimbangan Sebelum Membeli
BACA JUGA:5 Mobil Bekas dengan Harga Purna Jual Stabil, Cocok Untuk Keluarga Muda
Namun, bagi mereka yang benar-benar menginginkan pengalaman mengendarai mobil mewah dengan harga lebih terjangkau, membeli BMW bekas bisa menjadi pilihan menarik.
Dengan perawatan yang baik dan pemilihan model yang tepat, BMW bekas tetap bisa menjadi kendaraan yang nyaman dan stylish untuk digunakan.