Korsleting juga bisa menyebabkan kerusakan pada sistem pendingin atau baterai, yang berpotensi mengakibatkan kebocoran cairan.
Jika kalian menemukan genangan cairan di bawah mobil, terutama jika cairan tersebut berwarna aneh atau memiliki bau yang tidak biasa, segera bawa kendaraan ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
6. Overheating
BACA JUGA:5 Mobil Listrik dengan Cicilan Kredit Paling Ringan
BACA JUGA:5 Langkah Mudah Agar Pengajuan Kredit Mobil Listrik Cepat Diterima
Jika komponen di dalam mobil listrik mengalami korsleting, ini bisa menyebabkan overheating.
Kalian mungkin akan melihat suhu yang meningkat pada panel kontrol atau mendengar suara kipas pendingin yang bekerja lebih keras dari biasanya.
Overheating adalah tanda serius dan harus segera ditangani.
Penyebab Korsleting pada Mobil Listrik
BACA JUGA:Mengintip Baterai Mobil Listrik Chery Terbaru yang Mampu Tembus 1500 Kilometer
BACA JUGA:Mobil Listrik Tesla Model 3 Diminati Selebriti Indonesia, dari Raffi Ahmad hingga Dian Sastro
- Kerusakan Isolasi Kabel
Salah satu penyebab utama korsleting adalah kerusakan pada isolasi kabel.
Faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, kelembaban, dan paparan bahan kimia dapat merusak isolasi, sehingga menyebabkan kabel terhubung dan menciptakan jalur arus yang tidak semestinya.
- Sambungan yang Tidak Baik
BACA JUGA:Ikuti 5 Cara Ini untuk Mencabut Aki Mobil Bekas yang Jarang Dipakai
BACA JUGA:Menggunakan Mesin Turbo Diesel 2.200 CC, Inilah Spesifikasi Lengkap Mobil Pindad Maung
Sambungan yang tidak tepat atau longgar juga dapat menjadi penyebab korsleting.
Jika koneksi antara komponen tidak kuat, ini dapat mengakibatkan arus listrik mengalir tidak sesuai dengan jalur yang seharusnya, meningkatkan risiko korsleting.
- Komponen yang Rusak
Kerusakan pada komponen listrik seperti motor, inverter, atau sistem pengisian dapat menyebabkan korsleting.