BANYUMAS-Sejak dibangun pada tahun 2008 lalu, Situ Elok Pernasidi Kecamatan Cilongok, mengalami pendangkalan. Dari kedalaman awal 5 meter, saat ini hanya 3 meter. Dengan kondisi tersebut membuat volume air juga mengalami penurunan debit dan berdampak pada pengairan pesawahan. Kepala Desa Pernasidi, Sunarso mengatakan, terjadinya pendangkalan Situ Elok disebabkan karena lumpur atau tanah yang terbawa arus dari saluran irigasi. Sejak pembangunan tahap 1 yaitu tahun 2008 dan tahap II pada tahun 2010 menyebabkan kedalaman Situ Elok menurun. "Ada pendangkalan di Situ Elok yang membuat kedalamannya berkurang. Penyebabnya sedimentasi dari aliran irigasi di sebelah utara Situ Elok. Sehingga, untuk suplai air ke pesawahan yang dialiri menjadi berkurang,"jelas Sunarso, Minggu (3/1). Namun menurutnya, saat ini dengan bantuan dana aspirasi sebesar Rp 96 juta, Situ Elok sudah mulai dinormalisasi. Dengan masa kerja sampai 3 bulan atau 90 hari kerja, wajah Situ Elok akan dipercantik dan kedalaman menjadi normal kembali yaitu mencapai 5 meter. Sejak seminggu yang lalu, dua alat berat sudah mulai melakukan pekerjaan. "Untuk pengerjaan ini, arus irigasi dialihkan dan air Situ disedot supaya mempermudah pelaksanaan. Maksimal 90 hari kerja diharapkan volume air bisa maksimal saat musim hujan ini untuk mengairi sawah disekitar Situ Elok,"ungkapnya. Ketua Pelaksana Kegiatan, Kamsi mengatakan, normalisasi Situ Elok diharapkan akan mengembalikan luas dan kedalaman. Pasalnya saat ini selain pendangkalan, luasnya juga berkuranga karena tepian Situ ditanami pohon oleh warga. "Luasnya mencapai 1,2 hektar. Namun karena saat air surat pada musim kemarau, akhirnya warga menanami tepian untuk ditanami pohon seperti pisang dan ketela. Hal itu membuat luasnya menyempit. Diharapkan dengan normalisasi tersebut, Situ Elok sebagai potensi Desa Pernasidi akan menjadi Ekowisata dengan pemanfaatkan yang maksimal juga,"jelasnya. (gus)
Situ Elok Mengalami Pendangkalan
Senin 04-01-2016,12:02 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,15:50 WIB
48 Adegan Ungkap Kasus Pembakaran, Kejari Banyumas Lengkapi Berkas
Rabu 10-06-2026,14:42 WIB
Kentong Merah Putih Hidup Lagi di Banyumas, Satlinmas Perkuat Keamanan Desa
Rabu 10-06-2026,11:52 WIB
Beyond Tolerance, Ini Cara UM Purwokerto lahirkan generasi Inklusif di Tengah Tantangan Era Digital
Rabu 10-06-2026,13:40 WIB
Truk Boks Pengangkut Minuman Terperosok di Galian Kabel Optik di Cilacap
Rabu 10-06-2026,15:00 WIB
Pertamax Naik Rp16.250, Warga Purwokerto Berbondong Pindah ke Pertalite
Terkini
Rabu 10-06-2026,19:19 WIB
UT Purwokerto Berkontribusi Menyusun Kurikulum Berbasis Kebutuhan Industri di SMKN 1 Purwokerto
Rabu 10-06-2026,19:07 WIB
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Purbalingga Terbitkan Surat Edaran Bupati, BPS Kerahkan 1.075 Petugas
Rabu 10-06-2026,17:57 WIB
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
Rabu 10-06-2026,17:50 WIB
Hari Pertama Harga Pertamax Naik, Pengendara Rela Antre Lebih Lama Demi Pertalite
Rabu 10-06-2026,17:31 WIB