6 Alasan Baterai Motor Listrik Mudah Menjadi Panas, Yuk Simak!

Senin 10-06-2024,16:51 WIB
Reporter : Indah Citra
Editor : Bayu Indra Kusuma

3. Lingkungan Operasional yang Panas

Kondisi lingkungan juga berpengaruh besar terhadap suhu baterai. Operasi dalam suhu lingkungan yang tinggi dapat meningkatkan suhu baterai karena sistem pendingin mungkin tidak cukup efektif dalam menghilangkan panas. 

Hal ini sering terjadi pada kendaraan yang beroperasi di iklim panas atau selama musim panas yang ekstrem. Suhu tinggi di luar juga dapat mempercepat degradasi baterai, menyebabkan peningkatan resistansi dan lebih banyak panas yang dihasilkan selama operasi.

BACA JUGA:Intip Perbedaan Spesifikasi Motor Listrik Tangkas P6 dan P6 Pro, Mana yang Layak Jadi Pilihan?

BACA JUGA:Ingin Motor Listrik dengan Tampilan Yamaha NMAX? Cek Rekomendasi Terbaik Ini!

4. Penggunaan yang Intensif

Penggunaan intensif, seperti akselerasi cepat, kecepatan tinggi, atau pengangkutan beban berat, menyebabkan arus listrik yang tinggi mengalir melalui baterai. 

Ini tidak hanya meningkatkan resistansi internal tetapi juga menyebabkan pelepasan panas yang signifikan. Motor listrik yang bekerja keras membutuhkan lebih banyak energi dari baterai, yang pada gilirannya menghasilkan lebih banyak panas.

5. Desain dan Struktur Baterai

Desain dan struktur internal baterai juga mempengaruhi seberapa cepat baterai menjadi panas. Baterai terdiri dari banyak sel individu yang dikemas dalam ruang yang terbatas. 

Jika ada kekurangan dalam desain sistem pendingin atau jika sel-sel ditempatkan terlalu berdekatan tanpa ruang yang cukup untuk disipasi panas, suhu bisa meningkat dengan cepat. Beberapa desain baterai yang lebih tua mungkin tidak memiliki teknologi pendinginan yang efisien seperti baterai modern, sehingga lebih rentan terhadap panas berlebih.

BACA JUGA:7 Kelebihan Motor Listrik Yadea Ezeego di Indonesia, Inovasi Terdepan untuk Mobilitas Ramah Lingkungan

BACA JUGA:5 Motor Listrik Paling Bandel di Indonesia, Pilihan Terbaik untuk Kebutuhan Mobilitas Harian

6. Penuaan dan Degradasi Baterai

Seiring waktu, baterai mengalami penuaan dan degradasi yang menyebabkan penurunan kinerja. Elektrolit di dalam baterai dapat terurai, dan elektroda dapat mengalami perubahan struktur, yang meningkatkan resistansi internal. 

Baterai yang telah mengalami banyak siklus pengisian dan pengosongan cenderung menghasilkan lebih banyak panas karena efisiensi yang menurun. 

Kategori :