BACA JUGA:Simak Nih! 5 Cara Mudah Merawat Transmisi Otomatis Motor Matic
b. Jika V-belt terkontaminasi oli mesin, bersihkan menggunakan cairan pembersih khusus CVT. Pastikan V-belt bersih dan kering sebelum digunakan kembali.
c. Saat servis rutin pastikan gasket yang digunakan menutup celah mesin dalam kondisi baik, dan terpasang dengan benar. Baut-baut pada mesin juga harus dikencangkan dengan momen yang tepat, sesuai rekomendasi pabrikan untuk membantu mencegah kebocoran oli mesin.
V-belt merupakan komponen penting pada motor matic, yang berperan vital dalam menyalurkan tenaga mesin. V-belt yang berfungsi optimal akan memastikan performa mesin bekerja dengan baik, namun seiring pemakaian V-belt rentan mengalami masalah seperti selip.
Dengan memahami penyebab v-belt pada motor matic selip dan solusinya, Anda dapat menjaga performa motor matic tetap optimal. Lakukan perawatan rutin termasuk pemeriksaan dan pembersihan CVT secara berkala, untuk memastikan V-belt dan komponen CVT motor matic lainnya berfungsi dengan baik. (akr)
Penyebab V-Belt pada Motor Matic Selip, Yuk Cari Tau Bersama!
Rabu 08-05-2024,11:05 WIB
Editor : Ali Ibrahim
Kategori :