Proyek Jalan Nasional Kebumen Dihentikan
Suasana koordinasi lintas sektoral yang digelar Pemerintah Kabupaten Kebumen di Gedung Setda Kebumen, Senin (163). --
Antisipasi Mudik Lebaran
KEBUMEN- Pengerjaan proyek jalan nasional ruas Kebumen–Purworejo–Karangnongko dihentikan sementara mulai H-10 Lebaran. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 15 dan 17 Maret 2026. Sementara, puncak arus balik diperkirakan bakal berlangsung pada 24–25 Maret dan 27–28 Maret 2026 mendatang.
Hal itu mengemuka dalam koordinasi lintas sektoral yang digelar Pemerintah Kabupaten Kebumen di Gedung Setda Kebumen, Senin (16/3).
Hadir saat itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, Bupati Kebumen Hj. Lilis Suryani, Wakil Bupati H. Zaenal Miftah, Sekretaris Daerah Kebumen Rianto, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Infanteri Eko Masjlistyawan Prihatin, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, Kajari Kebumen Sutikno, Ketua DPRD Kebumen H. Saman Halim Nurrohman, serta Ketua Pengadilan Negeri Kebumen Endi Nur Indra Putra.
Dalam paparannya, Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan kesiapan Polres Kebumen dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Operasi terpusat tersebut digelar untuk menjamin keamanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Menurut Kompol Faris, Polres Kebumen telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos pelayanan terpadu di titik-titik strategis jalur mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Kebumen.
"Polres Kebumen bersama jajaran akan mengoptimalkan Operasi Ketupat Candi 2026 untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kebumen," ujar Kompol Faris.
Ia juga menyebut puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Polres Kebumen telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan.
Sementara itu, Sekda Kebumen Edi Rianto memaparkan bahwa Posko Terpadu Angkutan Lebaran akan beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 15 dan 17 Maret, sementara puncak arus balik pada 24–25 Maret dan 27–28 Maret 2026.
Pemerintah juga telah menyiapkan jalur alternatif dan memasang RPPJ portable di tujuh titik strategis. Terkait infrastruktur, pemeliharaan jalan kabupaten telah dipercepat melalui penanganan darurat (penutupan lubang) agar siap dilalui sebelum masa mudik.
Untuk mendukung kenyamanan pemudik, disiapkan empat Pos Kesehatan Terpadu dan enam Pos Kesehatan di destinasi wisata populer.
Terkait stabilitas ekonomi, Pemkab memastikan stok pangan dalam kondisi surplus dan aman. Meski terdapat fluktuasi harga pada komoditas cabai, pemerintah terus melakukan pemantauan agar harga barang kebutuhan pokok tetap terkendali. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
