Sensor torsi merupakan komponen yang mendeteksi putaran mesin dan memberikan sinyal pada sistem kendali untuk mengatur proses pengapian dan bahan bakar.
Sensor torsi pada sepeda motor matic mendeteksi posisi CVT (continuously variabel transmisi) yang dapat mempengaruhi performa start mesin.
Jika terjadi masalah pada sensor torsi maka sinyal yang dikirimkan ke sistem kendali bisa menjadi tidak akurat, sehingga dapat mempengaruhi proses pembakaran dan menyebabkan mesin motor matic tidak dapat dihidupkan, saat dihidupkan dengan engkol tangan atau kaki.
6. Sekring Rusak
Sekring pada sepeda motor matic yang berfungsi untuk melindungi rangkaian dari arus lebih dan korsleting.
Jika sekring ini putus, maka rangkaian yang terhubung dengan sistem pengapian sepeda motor matic tidak berfungsi lagi, sehingga sepeda motor matic tidak dapat dihidupkan dengan cara diengkol.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda perlu mengganti komponen sekring sepeda motor matic yang rusak.
7. Busi Kotor
Busi sepeda motor matic digunakan sebagai sistem pengapian untuk membakar campuran udara-bahan bakar di ruang bakar mesin dan menimbulkan ledakan yang menimbulkan pergerakan piston.
Busi yang kotor atau rusak dapat mengganggu proses pembakaran di dalam mesin dan membuat mesin tidak dapat menyala secara efisien.
Hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah, antara lain sulit menghidupkan mesin dari starter atau engkol, sehingga mesin sepeda motor matic sulit dihidupkan.
8. Oli Mesin Terlalu Kental
Terdapat berbagai jenis oli mesin yang beredar di pasaran. Oli motor berperan penting dalam melumasi dan melindungi bagian dalam mesin sepeda motor matic Anda.
Kekentalan oli yang tidak sesuai untuk kondisi temperatur tertentu dapat mempengaruhi kinerja mesin.
Pada temperatur rendah, oli mesin yang terlalu kental dapat menjadi lebih kental, sehingga memperlambat aliran oli dan membatasi pergerakan komponen internal mesin.
Hal ini dapat mempengaruhi kinerja starter dan engkol mesin otomatis, karena semakin tinggi kekentalan oli maka diperlukan tenaga yang lebih besar untuk menghidupkan mesin.