Rofik Hananto: 4 Pilar MPR RI Bisa Menyatukan Kemajemukan Bangsa
Rofik Hananto menyerahkan buku kepada Kepala SMK Muhammadiyah Bobotsari saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI.-BUDI CAHYO UTOMO/RADARMAS-
PURBALINGGA - Anggota MPR RI Rofik Hananto mengatakan, Indonesia terdiri dari banyak pulau dengan banyak suku, bahasa, adat istiadat. Sehingga perlu adanya pilar yang bisa menyatukan berbagai kemajemukan itu.
"Negeri ini adalah sebuah bangsa yang berdiri di atas kemajemukan yang sangat besar. Terdiri dari banyak pulau, suku bahasa, bahasa sehingga perlu ada pilar yang menyatukan. Itulah mengapa kita perlu mengetahui 4 Pilar MPR RI," katanya.
Dia mengatakan hal itu saat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di SMK Muhammadiyah Bobotsari. Kegiatan diikuti siswa kelas 12, guru dan karyawan di Gedung Kesenian SMK Muhammadiyah Bobotsari.
4 Pilar MPR RI ini terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta ketetapan MPR RI, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa
Rofik yang juga anggota DPR RI Fraksi PKS itu menambahkan, 80 tahun yang lalu kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 bertepatan hari Jum'at 9 Ramadhan jam 10.00. Kemerdekaan ini adalah atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
"Menariknya itu sebelum Indonesia merdeka, di bulan Januari 1945 ada ulama pejuang H Mutahar, yang menciptakan lagu Syukur. Lagu itu berupa ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia," kata legislator asal Dapil Jawa Tengah 7 itu.
Kepala SMK Muhammadiyah Bobotsari Toto Widiarto menyampaikan terima kasih kepada Rofik Hananto yang sudah menunjuk sekolahnya untuk sosialisasi 4 Pilar MPR RI.
Menurut dia, sosialisasi 4 pilar ini penting meski para siswa sebentar lagi lulus sekolah. Sebab materi ini tidak hanya penting bagis siswa melainkan juga penting bagi masyarakat secara luas.
"Karena 4 pilar ini sebagai dasar untuk membangun bangsa dan negara termasuk menjadi dasar agar Indonesia kuat persatuannya. Apalagi Indonesia banyak pulau, suku, agama. Jangan sampai terpecah belahah. Itulah mengapa sosialisasi 4 pilar ini penting," katanya.
Dia menandaskan, selagi masih hidup di bumi Indonesia maka 4 pilar ini masih terus dipakai. Bukan hanya saat mereka menjadi anak sekolah. Karenanya dia meminta siswa memperhatikan penjelasan 4 pilar itu.(ads/bdg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
