Satu Keluarga Meninggal di Kalideres Jakarta, Ini Penyebabnya
Rumah korban tewas yang terdiri empat orang merupakan sanak saudara, di Perumahan Citra 1 Kalideres, Jakarta Barat, dipasang garis polisi, Jumat (11/11/2022). Foto: ANTARA/Walda Marison Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Penyebab Kematian-ANTARA/Walda Marison-
JAKARTA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Masih ingat empat orang yang masih satu keluarga di dalam rumah Kalideres, JAKARTA Barat?
Ahli forensik sudah melakukan pemeriksaan terhadap keempat jasad satu keluarga yang meninggal di Kalideres, Jakarta.
Salah satu Ahli Forensik Rumah Sakit Bhayangkara dr. Asri M Pralebda mengatakan, pemeriksaan terhadap keempat jenazah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
BACA JUGA:Liga 3 Jateng Bakal Diputar, Persibangga Rutin Latihan
"Kami dapat nyatakan penyebab kematian Bapak Rudiyanto adalah penyakit pada saluran cerna dan Ibu Reni ialah kelainan pada payudara," kata dr. Asri di Jakarta, Jumat 11 Desember 2022.
Selain itu kematian dua orang lainnya, yakni Budiyanto dan Dian, juga disebabkan oleh penyakit.
"Penyebab kematian yang pasti Pak Budiyanto adalah serangan jantung yang baru atau akut. Sebab kematian Ibu Dian adalah gangguan pernapasan yang disertai penyakit pernapasan," ujar Asri.
BACA JUGA:Laga Versus Persab U-17, Persibangga U-17 Target Menang
Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik RSCM dr. Ade Firmansyah Sugiharto menyatakan hasil autopsi pada keempat jenazah menemukan adanya petunjuk penyebab kematian keempat orang tersebut.
"Kami lakukan pemeriksaan penunjang dan akhirnya pemeriksaan histopatologi forensik, dan kami bersyukur bahwa ternyata masih ada petunjuk terkait kelainan pada organ mengarah kepada penyebab kematian," ujar Ade.
Dari hasil pemeriksaan forensik tersebut, pihak kepolisian di lapangan, penyidik Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada unsur pidana dalam kejadian tersebut dan menghentikan penyelidikan.
BACA JUGA:Ratusan Mahasiswa Aliansi Semarak Banyumas Suarakan Dua Tuntutan Terkait KUHP
"Kasus ini akan kami hentikan penyelidikannya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi di Jakarta, Jumat kemarin.
Diberitakan sebelumnya, penemuan kematian satu keluarga dalam keadaan terkunci di dalam rumah tersebut, berawal ketika ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban pada Kamis (11/10) sekitar pukul 18.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

