Skrining TBC di Dua Ponpes Jeruklegi, 12 Orang Terduga TBC
Tim ACF dan CKG Puskesmas Jeruklegi II memberikan edukasi serta melakukan skrining TBC kepada santri di Pondok Pesantren El-Ansor dan MBS HAMKA, Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi.-Dinkes Cilacap Untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Puskesmas Jeruklegi II melaksanakan Active Case Finding (ACF) atau penemuan aktif kasus Tuberkulosis (TBC) terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), di Pondok Pesantren El-Ansor dan Pondok Pesantren MBS HAMKA, Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini untuk menemukan kasus TBC sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya lingkungan pesantren, terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Hasanuddin SSTP MM, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Ari Windhy Hardhanu MM, mengatakan penemuan kasus secara aktif menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pengendalian TBC.
Dengan pemeriksaan dini, masyarakat yang memiliki gejala atau terindikasi TBC dapat segera mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai kebutuhan.
Berdasarkan hasil kegiatan, di Pondok Pesantren El-Ansor sebanyak 63 orang menjalani skrining TBC.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang masuk kategori terduga TBC dan telah dilakukan pemeriksaan dahak.
BACA JUGA:CKG Cilacap Peringkat Kedua Peserta Terbanyak di Jateng
Sementara di Pondok Pesantren MBS HAMKA, sebanyak 40 orang mengikuti skrining TBC. Hasilnya, lima orang terduga TBC dan selanjutnya menjalani pemeriksaan dahak.
Secara keseluruhan, kegiatan tersebut menjangkau 103 orang, dengan 12 orang terduga TBC yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selain skrining TBC, kegiatan CKG juga mencakup pemeriksaan diabetes melitus (DM) dan hipertensi (HT), dengan hasil tidak ditemukan peserta yang terindikasi pada kedua pemeriksaan tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim ACF dan CKG Puskesmas Jeruklegi II, sebagai bentuk komitmen pelayanan kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini, mencegah penularan, serta mendukung upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Cilacap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
