Banner v.2
Banner v.1

Diduga Dipicu Percikan Api Las, Pabrik Sabut Kelapa di Slarang Cilacap Terbakar

Diduga Dipicu Percikan Api Las, Pabrik Sabut Kelapa di Slarang Cilacap Terbakar

Petugas Damkar Cilacap berupaya memadamkan api yang membakar pabrik pengolahan sabut kelapa di Desa Slarang.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pabrik sabut kelapa yang ada di Jalan Laut Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Rabu (26/8/2026). Kebakaran diduga dipicu percikan api dari aktivitas pengelasan.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo, mengatakan kebakaran bermula saat pemilik pabrik sedang melakukan pengelasan di area pabrik yang berada dekat dengan tumpukan sabut kelapa.

Percikan api dari proses pengelasan diduga mengenai tumpukan sabut kelapa tanpa disadari. Api kemudian membesar dan merambat ke bagian bangunan pabrik.

"Pemilik sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya dan dibantu warga sekitar. Namun, api belum berhasil dipadamkan," kata Gatot, Kamis (27/8/2026).

BACA JUGA:Hingga Juni 2026. Terjadi 50 Kasus Kebakaran di Cilacap

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Cilacap dan segera ditindaklanjuti.

Tim pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian.

Petugas selanjutnya melakukan pemadaman, pendinginan, dan dilanjutkan dengan proses overhaul untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Dalam penanganan tersebut, petugas menggunakan sekitar 2.000 liter air.

"Api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi sudah aman serta terkendali," ujarnya.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.

Gatot mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha yang melakukan pekerjaan pengelasan, agar memperhatikan kondisi sekitar dan menjauhkan sumber api dari bahan-bahan yang mudah terbakar seperti sabut kelapa. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: