Banner v.2

Petani Banyumas Didorong Percepat Tanam, Antisipasi Kemarau Datang Lebih Awal

Petani Banyumas Didorong Percepat Tanam, Antisipasi Kemarau Datang Lebih Awal

Petani sedang memanen tanaman padi yang sebagian rebah, Rabu (1/4). BPP Kecamatan Sumpiuh gencar sosialisasi ke petani untuk percepatan tanam. -FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Petani diminta segera mempercepat masa tanam memasuki musim kemarau tahun ini. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan yang berpotensi menurunkan hasil panen.

Koordinator Penyuluh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sumpiuh, Fitriana, mengatakan pihaknya gencar menyosialisasikan percepatan tanam kepada petani. Upaya tersebut mengacu pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"BMKG memperkirakan musim kemarau tahun ini datang lebih awal dan kemungkinan durasi lebih panjang," kata Fitriana, Rabu (1/4). Ia menegaskan kondisi ini perlu diantisipasi sejak dini oleh para petani.

Perkiraan tersebut diprediksi terjadi di hampir separuh wilayah Indonesia, termasuk Banyumas. Kondisi ini mendorong BPP Kecamatan Sumpiuh untuk mengimbau petani segera mengolah lahan usai panen.

BACA JUGA:Harga Pupuk di Banyumas Naik 30 Persen, Dampak Geopolitik Tekan Petani Muda

Petani yang telah menyelesaikan masa panen diminta tidak menunda persiapan tanam berikutnya. Proses seperti pengolahan lahan dan penyemaian benih perlu dilakukan lebih cepat dari biasanya.

Jika waktu tanam diulur, petani berisiko menghadapi keterbatasan air. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas hasil panen, terutama di daerah yang rawan kekeringan.

"Varietas tanaman padi yang kami sarankan untuk musim kemarau antara lain Inpari 30, Cilamaya, Logawa," rinci Fitriana. Ia berharap petani dapat memilih varietas yang lebih adaptif terhadap kondisi kering.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Nusadadi, Rusmadi, menyatakan siap menindaklanjuti imbauan tersebut. Ia akan segera berkoordinasi dengan anggota kelompoknya terkait percepatan tanam.

BACA JUGA:Struktur Tanah Sawah Bantat, Petani Diminta Perbaiki, BPP Sumpiuh Banyumas Soroti Produktivitas Lahan

Rusmadi mengaku telah menyusun rencana jadwal penyemaian benih dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan musim.

"Rencananya sepuluh hari lagi semai benih," tandas Rusmadi. Ia berharap langkah ini dapat menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman kemarau panjang.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait