Banner v.2

DPRD Purbalingga Cek Kesiapan RSUD Jelang Lebaran, Layanan Cuci Darah Diprioritaskan

DPRD Purbalingga Cek Kesiapan RSUD Jelang Lebaran, Layanan Cuci Darah Diprioritaskan

Komisi III DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan kunjungan lapangan ke RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk memantau kesiapan pelayanan kesehatan menjelang Lebaran 1447 Hijriah, Senin (16/3/2026).-Dok. Humpro DPRD Purbalingga-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Komisi III DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan kunjungan lapangan ke RSUD Panti Nugroho dan RSUD Goeteng Taroenadibrata untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kesiapan pelayanan difokuskan pada periode puncak arus mudik dan arus balik yang diperkirakan terjadi pada 19 hingga 21 Maret 2026.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purbalingga Miswanto mengatakan kedua rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut pada prinsipnya siap memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pemudik.

“Kesiapan ditekankan pada tanggal 19 sampai 21 Maret 2026. Unit Gawat Darurat (UGD), dokter, dan layanan Hemodialisa (cuci darah) disiagakan penuh,” kata Miswanto, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, DinkesPPKB Purbalingga Siagakan Dua Posko Kesehatan 24 Jam

Layanan hemodialisa menjadi perhatian khusus agar pemudik yang membutuhkan perawatan rutin tetap dapat menjalani terapi selama berada di kampung halaman.

Selain memantau kesiapan pelayanan selama Lebaran, Komisi III DPRD juga mengevaluasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kesehatan.

Miswanto menyoroti capaian pendapatan RSUD Goeteng Taroenadibrata yang dalam tiga bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp8 miliar hingga Rp9 miliar per bulan.

Angka tersebut masih berada di bawah target pendapatan bulanan yang dipatok sekitar Rp11 miliar untuk mencapai target tahunan sebesar Rp135 miliar.

BACA JUGA:Libur Lebaran 2026, Pengelola Objek Wisata Purbalingga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

“Kita tetap berdoa dan berikhtiar agar target Rp135 miliar tahun ini terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di RSUD Panti Nugroho. Dengan target PAD tahun 2026 sebesar Rp39 miliar, DPRD menilai capaian pendapatan rumah sakit tersebut menunjukkan tren yang cukup positif.

Dewan optimistis target tersebut dapat tercapai melihat perkembangan laporan rata-rata pendapatan dalam beberapa bulan terakhir.(***)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: