Mudik Lebaran 2026, DinkesPPKB Purbalingga Siagakan Dua Posko Kesehatan 24 Jam
Petugas kesehatan bersiaga di posko layanan kesehatan mudik Lebaran di Purbalingga. DinkesPPKB menyiagakan dua posko kesehatan yang beroperasi 24 jam selama 16–26 Maret 2026.-Alwi Safrudin/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Purbalingga menyiagakan dua posko kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Posko tersebut akan beroperasi selama 11 hari mulai 16 hingga 26 Maret 2026.
Kedua posko kesehatan ditempatkan di dua lokasi strategis yakni sisi barat Alun-alun Purbalingga dan Rest Area Karangreja.
Pemegang Program P3K DinkesPPKB Kabupaten Purbalingga Samyono Imam Rosadi mengatakan masyarakat maupun pemudik dapat memanfaatkan layanan kesehatan gratis di posko tersebut.
“Pelayanan minor set untuk menjahit luka juga dapat dilayani di sini,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
BACA JUGA:UMP Buka Posko Mudik 24 Jam di Masjid At-Tajdiid Purwokerto, Gandeng Polisi dan Pemuda Muhammadiyah
Layanan yang tersedia di posko kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, edukasi kesehatan, hingga pelayanan Keluarga Berencana (KB).
Selain itu, petugas juga menyiapkan berbagai obat-obatan untuk menangani keluhan kesehatan ringan hingga kondisi kegawatdaruratan.
Posko kesehatan tersebut juga disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama pada kasus kecelakaan sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Untuk mengantisipasi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, DinkesPPKB menyiagakan ambulans selama 24 jam. Ambulans tersebut siap digunakan untuk merujuk pasien ke puskesmas atau rumah sakit terdekat jika diperlukan.
BACA JUGA:Antisipasi Pelanggaran, Dinperinnaker Purbalingga Buka Posko Aduan THR 12–20 Maret
Samyono menjelaskan operasional posko kesehatan dilakukan selama 24 jam dengan sistem tiga shift pelayanan setiap hari. Setiap shift diisi oleh empat personel yang terdiri dari satu dokter, dua perawat, dan satu sopir ambulans.
Petugas kesehatan yang disiagakan berasal dari tenaga gabungan rumah sakit, puskesmas, serta Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Purbalingga.
Tenaga kesehatan tersebut dijadwalkan secara bergilir selama masa operasional posko kesehatan mudik Lebaran.
“Harapannya, kita bisa memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik selama masa mudik Lebaran ini,” tutup Samyono.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
