Enam Ruas Jalan Kota Ditambal, DPU Banyumas Kejar Perbaikan Jelang Lebaran
Pekerja meratakan material aspal, Selasa (10/3/2026) malam. Kawasan Kebondalem yang kini menjadi pusat muda mudi nongkrong, terus dibenahi. Salah satunya pengaspalan jalan K.H Safi'i, Kebondalem Purwokerto.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas terus melakukan pemeliharaan rutin jalan di sejumlah wilayah. Salah satunya di kawasan perkotaan Purwokerto dengan total enam ruas jalan yang menjadi fokus penanganan.
Kepala Bidang Jalan dan Drainase DPU Kabupaten Banyumas, Rusli Kurnia mengatakan, pemeliharaan rutin di wilayah UPTD Purwokerto menyasar beberapa ruas jalan utama. Penanganan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap aman bagi pengguna.
“Pemeliharaan rutin jalan UPTD Purwokerto itu kita tangani Jalan Bobosan, Jalan Prompong–Ketenger, Jalan M. Safei, Jalan Adipati Mersi, Jalan HOS Notosuwiryo, dan Jalan Supriyadi,” kata Rusli.
Ia menuturkan, untuk pemeliharaan rutin di ruas Jalan M. Safei saat ini telah selesai dilakukan. Penanganan pemeliharaan di wilayah perkotaan lebih difokuskan pada titik-titik yang secara teknis berpotensi membahayakan pengguna jalan.
BACA JUGA:Sejumlah Jalan Program Alus Dalane 2025 di Purbalingga Mulai Rusak, Bupati Janji Evaluasi
“Pemeliharaan rutin jalan wilayah UPT Purwokerto. Tambal lubang juga tetap jalan,” paparnya.
Selain di wilayah Purwokerto, penanganan pemeliharaan rutin juga dilakukan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang ada di Kabupaten Banyumas. Wilayah yang ditangani meliputi UPTD Purwokerto, Sokaraja, Jatilawang, Ajibarang, Cilongok, Banyumas, dan Sumpiuh.
Menurut Rusli, perbaikan jalan tersebut ditargetkan terus berjalan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Upaya ini dilakukan agar kondisi jalan lebih aman saat mobilitas masyarakat meningkat.
“Target kita mungkin sampai H-10 Lebaran kita terus melakukan penanganan pemeliharaan rutin,” ujarnya.
BACA JUGA:Barier Depan Duta Mode Purwokerto Bergeser dari Posisi Semula, Larangan Parkir Bahu Jalan Diabaikan
Lebih jauh ia menjelaskan, untuk beberapa ruas jalan di dalam kota sebenarnya membutuhkan penanganan berkala. Hal itu karena usia layanan jalan sudah cukup lama.
“Karena melebihi umur layanan. Misal Jalan Bank itu terakhir ditangani 1999,” pungkasnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
