Stok Darah PMI Kebumen Masih Belum Penuhi Kebutuhan
Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Kebumen melayani pendonor hingga ke daerah.--
KEBUMEN - Stok darah yang dimiliki Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Kebumen menipis selama Bulan Ramadan ini. Stok darah yang terbatas membuat UTD PMI kesulitan memenuhi keperluan pasien di sejumlah rumah sakit.
Kepala UTD PMI Kebumen dr Fatmahwati menyampaikan, stok darah menipis dalam satu bulan terakhir. Menipisnya stok bahkan mulai dirasakan sejak Februari kemarin. "Februari kebutuhan darah 2.226 kantong, jumlah pendonor baru 1.790 orang," kata Fatmahwati, kemarin (6/3).
Menindaklanjuti hal tersebut, dr Fatmahwati menyampaikan pihaknya melakukan jemput bola kepada masyarakat. Pelayanan bagi pendonor tidak hanya di markas PMI namun ke wilayah-wilayah pendonor.
"Pelayanan di luar markas PMI selama bulan Ramadan sore hingga malam hari," imbuh Fatmahwati.
BACA JUGA:Bupati Kebumen Umumkan Pendaftaran Balik Jakarta Gratis, Via Bus dan KA Dibuka 12 Maret
BACA JUGA:Warga Plarangan Kebumen Berharap Jembatan Kalongbali Segera Diperbaiki
Darah yang dihimpun PMI Kebumen digunakan sejumlah rumah sakit untuk keperluan transfusi darah penderita thalasemia dan hemodialisis bagi pasien gagal ginjal dengan kadar hemoglobin di bawah ketentuan medis, serta kebutuhan medis lainnya.
Di bagian lain, Kepala Dinas Kesehatan Keluarga Berencana Kebumen dr Iwan Danardono Sp Rad menyampaikan sejauh ini stok darah di Rumah Sakit dr Soedirman (RSDS) Kebumen masih aman. Ini lantaran pihak RSDS memiliki Bank Darah, yang bekerja sama dengan UTD PMI Banyumas bila stok darah di PMI Kebumen kurang.
Sejauh ini, RSDS masih mampu melayani kebutuhan pasien termasuk pelayanan transfusi darah penderita thalasemia dan gagal ginjal dengan kadar hemoglobin rendah. "Di Kebumen ada 107 anak penderita thalasemia. Mereka sebulan sekali menjalani transfusi dara," ujar dia. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
