Banner v.2

Dua Persen GPAI di Banyumas Terkendala Pencairan TPG, 546 Guru Lainnya Sudah Diproses

Dua Persen GPAI di Banyumas Terkendala Pencairan TPG, 546 Guru Lainnya Sudah Diproses

Pembagian buku rekening GPAI paruh waktu awal pekan ini. Pencairan TPG GPAI tahun ini belum dapat dipastikan turun Maret.-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Dari total 548 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Banyumas yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 dan tengah mengurus Tunjangan Profesi Guru (TPG), hanya sekitar dua persen yang mengalami kendala pencairan. Sementara sebagian besar lainnya sudah masuk dalam proses pencairan tahun ini.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas, H. Naufal Iskandar, S.HI mengatakan kendala tersebut hanya terjadi pada sebagian kecil guru. Mayoritas GPAI yang lulus PPG tahun 2025 sudah diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia menegaskan para GPAI perlu memahami alur dan regulasi pencairan TPG di lingkungan Kemenag. Proses pencairan di Kemenag tidak bisa disamakan dengan mekanisme di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Menurutnya, perbedaan tersebut terjadi karena sumber anggaran yang digunakan berbeda. Dinas Pendidikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan Kemenag menggunakan mekanisme anggaran dari pemerintah pusat.

BACA JUGA:Pemkab Cilacap Gerak Cepat Tindaklanjuti Pencairan TPG dan THR Guru Agama, Data Sudah Dikirim ke Pusat

"Di Kemenag melalui prosedur. Dari kabupaten mengusulkan TPG yang lolos ke Kanwil. Dari Kanwil lanjut ke Jakarta kemudian masuk ke Kemenkeu untuk permohonan anggaran," katanya.

Naufal menjelaskan dari total 548 GPAI yang lulus PPG tahun 2025, hanya sekitar dua persen yang pencairannya masih terkendala. Sementara sisanya sudah masuk proses administrasi pencairan melalui jalur yang telah ditentukan.

Terkait penyebab kendala tersebut, pihak yang lebih memahami secara teknis adalah operator Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA). Sistem tersebut menjadi basis data utama dalam proses administrasi guru agama.

Meski demikian, ia memastikan hak para guru tetap akan dibayarkan sesuai ketentuan. Apabila pencairan TPG baru dapat dilakukan pada April, maka pembayaran tetap akan dirapel sejak Januari.

BACA JUGA:Gaji GPAI PPPK Ikut DIPA Banyumas, 130 Guru Terima Buku Rekening Bank Mitra

"Yang jelas sudah disetujui, hanya pencairannya kapan saya belum ada informasi. Semoga saja Maret ini cair," harap dia.

Ia menambahkan pihak Kemenag Banyumas terus berupaya mempercepat proses pencairan tunjangan tersebut. Seluruh persyaratan administrasi sudah diupayakan agar dapat diproses secepat mungkin.

Apabila hingga bulan ini TPG belum juga cair, pihaknya meminta para GPAI untuk tetap bersabar. Ia juga mengimbau agar para guru mencari informasi langsung kepada Seksi PAIS untuk menghindari kesalahan informasi.

"Jangan bertanya ke yang lain. Takutnya justru salah informasi. Kami sudah usaha semaksimal mungkin untuk mengurus persyaratan pencairan TPG secepat mungkin," pungkas Naufal. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: