Jalan Banjarnegara–Dieng Ambrol Sepanjang 50 Meter, Akses Kendaraan Terputus Total
Kondisi badan jalan Banjarnegara - Dieng Via Pejawaran yang longsor akibat tergerus sungai.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Akses utama dari Banjarnegara menuju kawasan wisata Dieng terputus total setelah badan jalan di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, ambrol akibat longsor. Jalan yang selama ini menjadi jalur utama menuju dataran tinggi Dieng itu runtuh sepanjang sekitar 50 meter.
Di lokasi kejadian, sebagian badan jalan terlihat hilang terseret tanah dan material longsor. Aspal yang sebelumnya menjadi jalur kendaraan, kini berubah menjadi jurang selebar kurang lebih enam meter. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, tidak lagi bisa melintas di titik tersebut.
Longsor dipicu derasnya aliran Kali Ireng yang berada tepat di sisi jalan. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat arus sungai menggerus tanah penopang hingga akhirnya badan jalan runtuh.
Warga setempat, Jumal mengatakan, longsor terjadi setelah hujan turun cukup lama dan membuat aliran sungai semakin deras.
BACA JUGA:Bahu Jalan Akses Desa Karangrejo Kebumen Amblas Akibat Longsor
“Jalannya longsor karena tergerus aliran sungai setelah hujan deras. Sekarang akses dari Banjarnegara ke Dieng benar-benar putus dan tidak bisa dilewati kendaraan,” ujar Jumal, Jumat (6/3/2026).
Titik longsor berada di tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter. Tanah di sekitar lokasi masih terlihat labil. Beberapa retakan juga mulai muncul di lereng sehingga memunculkan kekhawatiran terjadinya longsor susulan.
Sejumlah warga sempat mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan yang ambrol. Namun pergerakan tanah yang masih terjadi membuat area tersebut dinilai berbahaya untuk didekati.
Akibat terputusnya jalur ini, arus kendaraan dari Banjarnegara menuju Dieng maupun sebaliknya harus dialihkan melalui jalur alternatif. Pengendara terpaksa memutar dengan tambahan jarak sekitar 15 kilometer.
Warga pun diimbau tidak mendekati lokasi longsor demi menghindari risiko tertimpa material jika terjadi pergerakan tanah lanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
