Rencana Perang Sarung Digagalkan Polisi, 15 Remaja Diamankan Dini Hari di Rawalo Banyumas
Rencana perang sarung remaja di Rawalo digagalkan polisi. Sebanyak 15 remaja diamankan, bermula dari tantangan di media sosial.-POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Aksi tawuran berkedok “perang sarung” yang melibatkan sejumlah remaja di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, berhasil digagalkan aparat kepolisian, Sabtu (21/2) dini hari. Sebanyak 15 remaja diamankan sebelum bentrokan terjadi.
Personel gabungan dari Polsek Rawalo bersama Unit 2 Satintelkam Polresta Banyumas bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat. Informasi menyebut ada dua kelompok remaja yang diduga telah bersepakat untuk melakukan perkelahian.
Sekitar pukul 00.15 WIB, petugas mendapati para remaja berkumpul di Jalan Raya Rawalo–Purwokerto, tepatnya di depan SMK Diponegoro Rawalo. Lokasi tersebut diduga menjadi titik pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya.
Sebanyak 15 remaja langsung diamankan guna mencegah potensi bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar. Langkah itu dilakukan sebagai tindakan preventif agar situasi tetap kondusif.
BACA JUGA:Tawuran Dini Hari di KS Tubun Purwokerto Digagalkan Polisi, 12 Orang Diamankan
Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, menegaskan respons cepat tersebut untuk mengantisipasi konflik fisik yang berisiko menimbulkan korban. Patroli rutin disebut menjadi kunci dalam menggagalkan rencana tawuran tersebut.
"Personel yang tengah melaksanakan patroli segera menuju lokasi begitu menerima informasi dari warga. Ini bentuk respons cepat kepolisian agar potensi tawuran tidak berkembang menjadi aksi kekerasan," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, aksi tersebut diduga bermula dari tantangan di media sosial. Salah satu remaja mengunggah kalimat “P Sarung??” yang kemudian memicu ajakan perkelahian antar kelompok dari wilayah Bonjok Wetan dan Bonjok Kulon.
Diketahui dua hari sebelumnya kedua kelompok sempat bertemu di Lapangan Tambaknegara untuk melakukan perang sarung. Namun pertemuan itu bubar setelah salah satu kelompok kalah jumlah dan melarikan diri.
BACA JUGA:Perang Sarung Digagalkan, Enam Remaja Diamankan, 30 Sepeda Motor Konvoi Dini Hari di Tambak Banyumas
Tantangan kembali muncul hingga akhirnya direncanakan pertemuan lanjutan pada Jumat (20/2) malam. Rencana itu digagalkan setelah kehadiran petugas di lokasi.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 14 unit sepeda motor dan 14 unit telepon genggam berbagai merek. Barang tersebut diduga digunakan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi antar kelompok.
Seorang warga yang melaporkan kejadian itu menyebut perang sarung kerap berujung kekerasan. Ia mengingatkan permainan tersebut sering disalahgunakan dengan memasukkan benda keras ke dalam sarung.
"Kalau dibiarkan bisa berbahaya. Awalnya terlihat seperti permainan, tapi bisa berubah jadi perkelahian sungguhan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
