Sambut Tahun Baru Imlek 2577, Gaungkan Semangat Introspeksi dan Kerja Keras
Umat dan Simpatisan Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto menggelar peribadatan menyambut pergantian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. -DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Umat dan Simpatisan Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto menggelar peribadatan menyambut pergantian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Ibadah tersebut menjadi ungkapan syukur atas perlindungan, berkah, dan keselamatan yang diterima sepanjang tahun lalu, sekaligus doa memasuki tahun baru dengan semangat dan pembaruan diri.
Peribadatan yang dilaksanakan di Klenteng yang sudah ada sejak tahun 1831 itu diikuti oleh umat serta simpatisan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Banyumas. Suasana khidmat menyelimuti rangkaian doa yang dipanjatkan bersama, sejak Selasa (17/2/2026) tengah malam malam, hingga pergantian hari, Rabu (18/2/2026) dini hari.
Pengurus Klenteng Hok Tek Bio sekaligus Penyuluh Agama Khonghucu Kabupaten Banyumas, Trisno Rahayu, mengatakan momentum pergantian tahun bukan sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, Imlek menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri.
“Hari ini peribadatan pergantian tahun 2576 ke 2577 Kongzili sebagai wujud ucapan syukur kepada Tuhan atas perlindungan, berkah, dan keselamatan yang Tuhan berikan sepanjang tahun lalu. Kita juga memohon perlindungan untuk bisa masuk ke tahun yang baru dengan semangat yang lebih baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Antre Angpao di Mulut Barongsai, Atraksi Imlek Sedot Ribuan Warga Banyumas
Dalam doa yang dipanjatkan, lanjut Trisno, umat memohon pembaruan lahir dan batin. Ia menegaskan, makna tahun baru tidak hanya dimaknai dengan hal-hal yang bersifat fisik.
“Kita memohon diberikan pembaruan lahir dan batin. Jadi tidak hanya bajunya yang baru atau sepatunya yang baru, tetapi kita juga mengoreksi diri dan mempersiapkan diri menjadi lebih baru dan lebih baik di tahun yang baru ini,” jelasnya.
Tahun 2577 Kongzili dalam penanggalan Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda. Dalam astrologi Tionghoa terdapat 12 shio, dan tahun ini diidentikkan dengan karakter kuda yang dinamis dan penuh energi.
“Kalau dalam astrologi ada 12 shio. Kebetulan tahun ini Tahun Kuda. Sifat kuda itu cepat, penuh percepatan. Maka kita berharap di tahun ini harus kerja keras supaya memperoleh percepatan perubahan menjadi lebih baik lagi,” kata Trisno.
BACA JUGA:Potret Inklusivitas Perayaan Imlek di Pasar Semawis Semarang
Ia menambahkan, semangat kerja keras dan optimisme menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tahun yang baru. Umat diharapkan tidak hanya berdoa, tetapi juga berupaya nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Intinya semangat, semangat kerja keras seperti kuda,” pungkasnya. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

