Libur Awal Ramadan Tiga Hari, Sekolah dan Madrasah dan Banyumas Atur Piket Guru
Sama-sama mendapat libur awal Ramadhan 1447H tiga hari mulai Rabu (18/2) hingga Jumat (20/2), siswa MI besok (Sabtu) masih masuk sebelum libur cuti bersama dan Imlek 2026.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pemerintah melalui Kemendikdasmen, Kemenag, dan Kemeko PMK bersama kementerian terkait menyepakati libur siswa pada awal Ramadan 1447 H/2026 M selama tiga hari. Mulai 18 hingga 20 Februari 2026. Kebijakan ini berdampak pada kalender pendidikan di Banyumas yang membuat siswa menikmati libur selama sepekan penuh.
Di Banyumas, sistem lima hari sekolah membuat total libur siswa dimulai sejak Senin (16/2). Libur tersebut mencakup cuti bersama dan Hari Raya Imlek 2026 pada 16 dan 17 Februari, kemudian dilanjutkan libur awal puasa pada 18–20 Februari 2026.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala sekolah (MKKS) SMP Banyumas, Slamet, S.Pd, mengatakan siswa SMP pada Jumat (13/2) menjadi hari terakhir masuk sekolah sebelum libur panjang. Mulai pekan depan, kegiatan belajar dihentikan sementara menyesuaikan kebijakan nasional tersebut.
Ia menjelaskan, mulai Senin (16/2) siswa sudah libur cuti bersama dan Imlek 2026. Libur kemudian berlanjut tiga hari awal Ramadan hingga Jumat (20/2).
BACA JUGA:Hari Terakhir Libur Nataru Arus Wisata Padat, Polres Banjarnegara Perketat Pengamanan
"Selama libur awal Ramadhan sekolah tidak boleh kosong. Guru piket tetap berangkat dengan absen," kata Slamet yang juga Kepala SMP Negeri 2 Purwokerto, ditemui Radarmas, Jumat (13/2). Ia menegaskan meski siswa libur, aktivitas administrasi sekolah tetap berjalan.
Menurutnya, sistem piket diterapkan agar sekolah tetap terpantau dan pelayanan dasar tetap tersedia. Guru dan tenaga kependidikan dijadwalkan bergantian hadir selama masa libur awal Ramadan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Banyumas, H. Sabar Munanto, S.Ag, M.PdI, menyampaikan bahwa siswa madrasah masih masuk pada Sabtu. Hal ini karena sebagian madrasah menerapkan enam hari pembelajaran dalam sepekan.
Ia menjelaskan, siswa madrasah hanya libur tiga hari pada awal Ramadan, yakni Rabu (18/2) hingga Jumat (20/2), di luar cuti bersama dan Imlek pada 16 dan 17 Februari. Dengan demikian, total hari efektif pembelajaran tetap menyesuaikan kalender masing-masing satuan pendidikan.
BACA JUGA:Pantai Jetis Nusawungu Diserbu 37.743 Wisatawan Saat Libur Nataru
"Madrasah dengan enam hari pembelajaran dan besok (Sabtu) siswa MIN 3 Banyunas masih masuk," terang dia. Kebijakan tersebut disesuaikan dengan aturan dan karakteristik madrasah.
Waka Kesiswaan MAN 2 Banyumas, Khayat Fathuddin, M.Pd.I, mengungkapkan bahwa menjelang awal Ramadan, kegiatan belajar mengajar pada Sabtu sebagian jam diisi dengan pengajian. Siswa tetap berangkat sebelum memasuki masa libur lima hari mulai Senin (16/2) hingga Jumat (20/2).
Dengan sistem lima hari pembelajaran, siswa MAN 2 Banyumas akan kembali masuk pada Sabtu (21/2). Hari tersebut dimanfaatkan untuk pengambilan kartu Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) dan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT).
"Sabtu pekan depan anak masuk mengambil kartu Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) dan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT)," katanya. Agenda akademik tetap berjalan sesuai jadwal meski berada di bulan Ramadan.
BACA JUGA:Akhir Libur Sekolah, Polisi Perketat Pengamanan Wisata Air di Banyumas Antisipasi Kecelakaan
Khayat menjelaskan ASTS dan ASAT dijadwalkan selama satu minggu mulai 23 Februari sampai 2 Maret 2026. Setelah itu, pada 4 hingga 13 Maret akan dilanjutkan dengan Ujian Madrasah (UM) yang diikuti siswa kelas XII.
Ia berharap seluruh siswa tetap fokus dan semangat belajar meski menjalani rangkaian ujian di bulan puasa. Dukungan orang tua dan guru dinilai penting agar ritme belajar tetap terjaga.
"Selama siswa kelas XII mengikuti UM, siswa kelas X dan XI melaksanakan pesantren ramadhan," pungkasnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan karakter religius selama Ramadan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

