Imlek 2577, Banyumas Sambut Tahun Kuda Api, Klenteng Boen Tek Bio Lanjutkan Tradisi Jamasi
Aktivitas jamasi hari kedua di Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, Kamis (12/2). Pada 2026 ini merupakan tahun Kuda Api.-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, menjadi momen istimewa bagi masyarakat Tionghoa, termasuk di Kabupaten Banyumas. Tahun ini, kalender astrologi Tionghoa menandai masuknya Tahun Kuda Api yang diyakini membawa energi besar dalam kehidupan.
Humas Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, Sobita Nanda, menjelaskan 2026 merupakan tahun Kuda dengan elemen api. Kombinasi tersebut disebut memiliki karakter kuat, penuh semangat, dan dinamis.
"Tahun Kuda Api memberikan energi yang luar biasa bagi kehidupan kita semua," terang Sobita, Kamis (12/2).
Meski membawa semangat tinggi, Sobita mengingatkan pentingnya pengendalian diri di tahun berelemen api ini. Api, menurutnya, erat kaitannya dengan emosi yang bisa membara apabila tidak dikelola dengan baik.
BACA JUGA:Jelang Tahun Baru Imlek, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas Jamasi Rupang
Sifat kuda yang dikenal pekerja keras, enerjik, dan dinamis diharapkan menjadi dorongan positif bagi kehidupan masyarakat. Warga Tionghoa di Banyumas pun menaruh harapan agar tahun 2026 membawa kebaikan, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Api lambang emosi dan kita tahu bahwa sifat dari kuda adalah pekerja keras. Kami berharap kehidupan berbangsa dan bernegara mendapat kebaikan dari energi kuda api ini," papar Sobita.
Menjelang perayaan Imlek, umat Tionghoa bersama simpatisan dan relawan masih melanjutkan tradisi jamasi di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Boen Tek Bio Banyumas. Tradisi ini berupa pembersihan rupang dan peralatan sembahyang sebagai simbol penyucian diri dan persiapan menyambut tahun baru. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

