Hujan Deras Selama Dua Jam, Picu Longsor hingga Jalan Penghubung Dua Desa di Cimanggu Cilacap Terputus
Forkompimcam Cimanggu tinjau lokasi longsor di Desa Karangsari. -Agus Priharso untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur wilayah Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Rabu (11/2/2026) sore, memicu terjadinya longsor di Grumbul Cicapar, Dusun Kubang.
Longsor terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, dan menggerus sebagian besar badan jalan utama yang selama ini menjadi jalur alternatif penghubung warga Desa Karangsari, Desa Cibalung, serta sekitarnya.
Camat Cimanggu, Agus Priharso menjelaskan, kontur tanah yang labil di area persawahan menjadi salah satu pemicu terjadinya longsor setelah diguyur hujan selama dua jam, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
"Akibat hujan dan kondisi tanah yang labil, terjadi longsor yang cukup besar hingga menutup sebagian besar badan jalan," jelasnya, Kamis (12/2/2026).
BACA JUGA:Ratusan Pohon Ditanam untuk Cegah Longsor di Kawasan Wisata Goci Dayeuhluhur
Dari hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, bentangan longsor diperkirakan memiliki tinggi sekitar 50 meter dan lebar kurang lebih 20 meter.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor ini berdampak pada akses masyarakat karena jalan tersebut merupakan jalur penting untuk aktivitas warga, termasuk jalur anak sekolah dan jalur ekonomi.
"Jalur yang terdampak longsoran merupakan penghubung desa Karangsari dan Desa Cibalung," tandasnya.
Dampak longsor ini menyebabkan warga di wilayah tersebut terisolasi. Tercatat sebanyak 1.083 jiwa terdampak karena akses jalan terputus, termasuk sekitar 86 anak sekolah yang biasanya melintas di jalur tersebut untuk beraktivitas.
BACA JUGA:Cilacap Sering Disebut Supermarket Bencana, Tingkat Kerawanan Cukup Tinggi
Sejumlah pihak turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, di antaranya Camat Cimanggu bersama jajaran, BPBD, Polsek Cimanggu, BAZNAS, serta Pemerintah Desa Karangsari.
Pihak kecamatan dan desa telah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi longsor, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi.
"Sebagai langkah awal penanganan, pemerintah desa bersama warga direncanakan melakukan karya bakti sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
