Pedagang Pasar Kroya Cilacap Desak Pembangunan Segera Dilanjutkan
Saat ini belum ada pekerjaan fisik di Pasar Kroya Cilacap meski sudah ada pemenang tender pengerjaan.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Paguyuban Pedagang Pasar Kroya (P3K) mendesak agar pembangunan Pasar Kroya yang sempat mandek segera kembali dilaksanakan.
Desakan ini muncul karena hingga kini belum terlihat adanya aktivitas pengerjaan di lokasi pasar yang terbakar pada tahun 2021 lalu.
Ketua P3K, Mujiono mengatakan, para pedagang sangat berharap pembangunan pasar dapat segera berjalan kembali.
Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima dari Satuan Kerja (Satker), proyek tersebut sebenarnya sudah memiliki pemenang tender sejak awal tahun 2026.
BACA JUGA:Pembangunan Pasar Kroya Cilacap Bakal Lanjut, Paguyuban Pedagang Siap Mengawal
"Informasinya sudah ada pemenang tender. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda pengerjaan di lapangan," ujar Mujiono, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, para pedagang sudah cukup lama menunggu kepastian pembangunan pasar tersebut. Selama ini mereka harus berjualan di lokasi sementara dengan berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
Mujiono melanjutkan, menurut informasi yang diterima dari Satker pihak pemenang tender saat ini masih dalam proses melengkapi dokumen administrasi. Bahkan disebutkan, pembangunan fisik baru bisa dimulai setelah Hari Raya Idulfitri mendatang.
Kondisi tersebut membuat para pedagang semakin khawatir proses pembangunan akan kembali tertunda. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mempercepat proses administrasi agar pengerjaan fisik bisa segera dimulai.
BACA JUGA:Pembangunan Pasar Kroya Mandek, Pedagang Berharap Pembangunan Segera Dimulai Lagi
"Harapan kami sederhana, pembangunan bisa secepatnya dilaksanakan supaya pasar bisa segera ditempati kembali dan aktivitas ekonomi pedagang bisa normal seperti dulu," tandasnya.
Para pedagang menilai, semakin lama pembangunan tertunda, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan oleh ratusan pedagang yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas di Pasar Kroya.
"Paska kebakaran banyak pedagang yang terpaksa tidak berjualan, dan pastinya secara ekonomi mereka sangat terdampak. Mereka sangat tergantung dari Pasar Kroya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

