Banner v.2

KDMP Adiluhur Jadi Koperasi Desa Pertama Gelar RAT Terbuka di Kebumen

KDMP Adiluhur Jadi Koperasi Desa Pertama Gelar RAT Terbuka di Kebumen

KDMP Adiluhur, Adimulyo menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Gedung Balai Desa Adiluhur, Senin, (9/2). --

KEBUMEN - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Adiluhur Kecamatan Adimulyo menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Balai Desa Adiluhur, Senin, (9/2). 

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kebumen, Camat Adimulyo, Kapolsek Adimulyo, Asisten Bisnis Kementerian Koperasi Kecamatan Adimulyo, serta mitra kolaborasi usaha Pimpinan KSP Nasari Cabang Kebumen.

Perwakilan Disperindagkop UKM Kabupaten Kebumen, Wegig Wijaya menyampaikan apresiasinya kepada KDMP Adiluhur. Ia menyebutkan RAT Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan KDMP Adiluhur merupakan RAT pertama yang digelar secara terbuka oleh koperasi desa merah putih di Kabupaten Kebumen.

“KDMP Adiluhur adalah yang pertama secara terbuka menyelenggarakan RAT di Kabupaten Kebumen,” ungkapnya.

BACA JUGA:Pemkab Kebumen Salurkan 104 Unit Alsintan Senilai Rp12 Miliar

BACA JUGA:Ditahan PSIR 1-1, Pelatih Persak Akui Permainan Tim Tak Sesuai Harapan

Adapun agenda utama RAT Tahun Buku 2025 meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2025, serta pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) Tahun 2026.

Ketua KDMP Adiluhur, Teguh Rustadi, menyampaikan pelaksanaan RAT merupakan forum untuk menyampaikan hasil capaian koperasi selama tahun 2025 kepada seluruh anggota. 

“RAT Tahun Buku 2025 ini adalah untuk menyampaikan hasil-hasil yang telah dicapai selama tahun 2025, sekaligus sebagai pemenuhan kewajiban pengurus untuk menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan,” ujarnya.

Peserta RAT dari unsur anggota juga menyetujui laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, meskipun hasil usaha koperasi pada Tahun Buku 2025 dinilai belum optimal. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan permodalan, sehingga Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh masih minim. 

"Kendati demikian, operasional kesekretariatan tetap dapat berjalan dengan baik, termasuk fungsi kantor sebagai pusat administrasi dan koordinasi koperasi," ujarnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: