Banner v.2

Program Kecamatan Berdaya di Bukateja Purbalingga Tetap Jalan Meski Tanpa Dukungan Anggaran Pemprov Jateng

Program Kecamatan Berdaya di Bukateja Purbalingga Tetap Jalan Meski Tanpa Dukungan Anggaran Pemprov Jateng

Pendopo Kecamatan Bukateja dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam Program Kecamatan Berdaya meski tanpa dukungan anggaran provinsi.-Alwi Safrudin/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Kecamatan Bukateja menjadi pilot project Program Kecamatan Berdaya dari Pemprov Jawa Tengah, namun hingga kini berjalan tanpa dukungan anggaran provinsi. Artinya, empat program utama tetap dijalankan dengan sumber daya terbatas di tingkat kecamatan.

Camat Bukateja Nur Azizah Erlita menyebut program mencakup Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), layanan lansia dan disabilitas, zilenial, serta sport center. Seluruhnya tetap disiapkan meski belum ada bantuan dana maupun fasilitasi barang.

"RPPA sudah berjalan. Walaupun sebelumnya sekretariat masih kosong, tim bergerak langsung ke kelompok-kelompok masyarakat untuk memberikan pelayanan perlindungan perempuan dan anak," katanya, Senin (2/2/2026).

Untuk RPPA, kecamatan sudah menyiapkan ruangan khusus dan membentuk tim sekretariat lintas unsur. Penyuluh keluarga berencana juga dilibatkan dalam layanan perlindungan perempuan dan anak.

BACA JUGA:Empat Kecamatan di Purbalingga Ditetapkan Menjadi Kecamatan Berdaya

Tim kecamatan turut memberi penyuluhan kepada lansia dan penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan sosial yang tetap berjalan meski minim dukungan anggaran.

Pada program zilenial, pendopo kecamatan difungsikan sebagai ruang berkumpul anak muda. Kecamatan juga menyediakan perangkat gamelan untuk sarana belajar dan aktivitas generasi muda.

Sementara itu, program sport center dijalankan dengan memaksimalkan fasilitas yang sudah ada. Kegiatan olahraga digerakkan lewat lomba voli saat HUT Kemerdekaan RI serta penyediaan tenis meja di pendopo kecamatan.

Lapangan olahraga di sejumlah desa ikut dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas warga. Ke depan, kecamatan berencana menggelar turnamen olahraga antar desa sebagai bagian dari Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL).

BACA JUGA:Empat Kecamatan Jadi Pilot Project Program Kecamatan Berdaya

Meski berbagai kegiatan berjalan, dukungan dari provinsi dinilai belum nyata. Hingga kini, bantuan yang diterima baru sebatas fasilitas internet gratis di pendopo kecamatan.

Nur Azizah berharap Pemprov Jawa Tengah segera mengalokasikan anggaran. Menurutnya, Bukateja memiliki potensi lahan untuk pertanian modern yang butuh biaya pengolahan.

"Jika diperlukan pengajuan proposal anggaran untuk Kecamatan Berdaya, kami siap," terang Azizah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: