Banner v.2

Dua Pelajar Tertemper Kereta di Kroya Cilacap Saat Berangkat Sekolah, Satu Meninggal Dunia

Dua Pelajar Tertemper Kereta di Kroya Cilacap Saat Berangkat Sekolah, Satu Meninggal Dunia

Petugas mengevakuasi jenazah korban yang tertemper kereta api di Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap-Humas Polresta Cilacap Untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.IDPerjalanan menuju sekolah berakhir tragis bagi dua pelajar di Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Sabtu (17/1/2026) pagi, keduanya tertemper kereta api saat melintas di jalur rel, mengakibatkan satu pelajar meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di jalur rel KM 401+7 Desa Kroya, ketika kereta api melaju dari arah timur menuju Cilacap. Kedua korban diketahui sedang berjalan kaki menuju sekolah usai berangkat dari pondok pesantren.

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo mengatakan, kecelakaan terjadi saat korban melintasi rel pada waktu bersamaan dengan melintasnya kereta api.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, dua korban melintas jalur rel saat hendak berangkat sekolah. Pada saat bersamaan melaju kereta api dari arah timur sehingga korban tertemper," ujar Ipda Galih, Minggu (18/1/2026).

BACA JUGA:Banyak Palang Pintu Kereta Api Tanpa Penjaga di Cilacap

Korban meninggal dunia diketahui bernama Irfan Rifqi (15), pelajar kelas X SMK Ma’arif Kroya. Sementara korban luka, Nur Auliya Mediana Putra (17), pelajar kelas XII, berhasil selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi sadar.

Polisi menyebut, sebelum kejadian kedua pelajar tersebut berangkat dari pondok pesantren menuju sekolah dengan berjalan kaki.

"Saat menyeberang rel, korban diduga kurang memperhatikan kondisi sekitar, sehingga tidak menyadari kedatangan kereta api dari arah Stasiun Kroya menuju Cilacap," lanjut Ipda Galih. 

Petugas Polsek Kroya bersama tim medis dari RS PKU Aghisna Medika Kroya segera melakukan evakuasi korban serta pengamanan lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

"Jenazah korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara korban luka masih menjalani perawatan medis, " tandas Ipda Galih. 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur rel, terutama di lokasi yang tidak dilengkapi palang pintu.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, memastikan kondisi aman, serta memperhatikan rambu keselamatan saat melintas jalur kereta api demi mencegah kejadian serupa," pungkas Galih. (jul) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: