Banner v.2

Jumlah Dapur SPPG di Kabupaten Purbalingga Capai 83 Unit

Jumlah Dapur SPPG di Kabupaten Purbalingga Capai 83 Unit

Peresmian dapur SPPG Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja.-Prokompim Setda Purbalingga-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Kabupaten Purbalingga sudah memiliki 83 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga. Hal itu, terungkap saat peresmian dapur SPPG Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja milik Yayasan Desa Belajar untuk Negeri, Senin (12/01/2026). 

Diketahui, dapur SPPG tersebut merupakan dapur ke-79 dari total 83 dapur SPPG yang ada di Kabupaten Purbalingga. Peresmian dan peluncurakn SPPG tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif didampingi Wakil Bupati Dimas Prasetyahani.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif Kembali menegaskan, pentingnya penerapan quality control yang ketat dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program SPPG. 

"Pengawasan mutu menjadi aspek krusial untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bagi para penerima manfaat, seperti keracunan makanan maupun risiko kesehatan lainnya," tegasnya. 

BACA JUGA:51 SPPG di Purbalingga Sudah Kantongi SLHS

Dia menjelaskan, seluruh pengelola dan tenaga pelaksana SPPG agar terus menjaga higienitas dalam setiap tahapan pelayanan gizi. Yakni, mulai dari proses pengolahan, pengemasan, penyajian, hingga distribusi makanan. "Seluruhnya harus memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan," jelasnya.

Dia menambahkan, peralatan yang digunakan harus sesuai standar keamanan. Baik dalam pengolahan, pengemasan, maupun penyajian, agar makanan yang didistribusikan tetap aman, bersih, dan terhindar dari kontaminasi.

Sementara itu, pembangunan Dapur SPPG Bukateja diklaim tetap mengacu pada prosedur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Yakni, mulai dari penataan layout dapur, penggunaan peralatan makan, hingga standar kebersihan. Termasuk penggunaan air yang telah melalui proses filtrasi dan penyinaran sinar ultraviolet (UV). Sehingga aman untuk memasak, mencuci ompreng, peralatan dapur, bahkan layak untuk diminum.

Dapur SPPG Bukateja sendiri akan melayani sebanyak 2.072 penerima manfaat yang tersebar di 11 sekolah di sekitar lokasi dapur. Yakni, mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK. (tya)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: