Intensitas Hujan Tinggi, Banjir dan Longsor Terjadi di Empat Titik Banyumas
Talud longsor di Desa Pengadegan RT02/08, Kecamatan Wangon, Senin (5/1). -BPBD BANYUMAS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Banyumas sepanjang Minggu (4/1) memicu sejumlah kejadian bencana alam di beberapa kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat total empat kejadian bencana hingga pukul 22.54 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis, menyampaikan bahwa dari empat kejadian tersebut, terdiri dari dua peristiwa banjir dan dua tanah longsor, sementara tidak ditemukan kejadian akibat cuaca ekstrem.
"BPBD melalui Pusdalops-PB langsung melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan awal di lokasi terdampak," jelas Abdul Ladjis, Senin (5/1).
Dua kejadian banjir tercatat di Kecamatan Purwokerto Selatan dan Kecamatan Rawalo. Di Jalan Raya Kalibenda, Kelurahan Berkoh RT 6 RW 4, genangan air telah surut dan petugas telah menyelesaikan kaji cepat di lokasi. Sementara itu, banjir di Desa Tipar RT 1 RW 3 Grumbul Kecepit, Kecamatan Rawalo.
BACA JUGA:Longsor Tutup Jalan Desa Cikakak, Mobil Terseret Material Sejauh 7 Meter
Selain banjir, dua kejadian tanah longsor terjadi di wilayah barat Banyumas. Longsor talud pengaman tercatat di Desa Pengadegan RT 02 RW 08 Grumbul Kali Teplok, Kecamatan Wangon, serta longsornya pagar keliling rumah warga di Desa Gerduren RT 4 RW 1, Kecamatan Purwojati.
BPBD Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, mengingat potensi hujan masih dapat terjadi. (zet)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

