Banner v.2

Didominasi Guru Madrasah Aliyah, 9 ASN Kemenag Banyumas Terima Satyalancana Karya Satya

Didominasi Guru Madrasah Aliyah, 9 ASN Kemenag Banyumas Terima Satyalancana Karya Satya

Upacara HAB Kemenag ke-80 di MTs Negeri 1 Banyumas, Sabtu (3/1).-KEMENAG UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kantor Kemenag Banyumas memberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI pada sembilan ASN dalam upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80, Sabtu (3/1).

Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin mengatakan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya diberikan sebagai bentuk apresiasi dari negara atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian para ASN yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan selama kurun waktu tertentu.

Dari sembilan ASN penerima, dua orang menerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun dari Madrasah Ibtidaiyah dan tujuh orang Satyalancana Karya Satya 10 tahun dari Madrasah Aliyah.

"Jadikan Satyalancana Karya Satya pengingat untuk terus menjaga loyalitas dan pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan agama melalui tugas-tugas di Kemenag," katanya.

BACA JUGA:Guru Kebumen Dapat Pembekalan Kurikulum Cinta

Ibnu berpesan pada sembilan ASN penerima Satyalancana Karya Satya agar mampu memotivasi seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas untuk dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Tak terkecuali pada sembilan ASN yang tahun ini akan memasuki masa purna tugas dan mutasi ke luar Banyumas tetap semangat dan berkarya kapanpun dan dimanapun bertugas.

Ketua Asosiasi Penghulu RI (APRI) Banyumas, Muhammad Nur Abidin mengomentari sedekah ban gundul yang berjalan di Kantor Kemenag Banyumas. Sepengetahuannya sebagai ASN senior di Kantor Kemenag Banyumas, sedekah ban gudul tidak ditemukan pada semua aturan namun tetap bisa berjalan di Banyumas. Tindakan pemimpin dan pemerintah wajib berdasar emaslahatan dimana kemaslahatan tersebut adalah sedekah ban gundul.

BACA JUGA:Pemkab Purbalingga Bakal Berikan Tambahan Honor Guru Madrasah Non ASN Tahun Depan

"Semua karena kepala kantonya yang agak liar. Yang namanya keselamatan warga merupakan hukum tertinggi. Di Kantor Kemenag Banyumas dipersempit dimana keselamatan pegawainya adalah hukum tertinggi," katanya.

Mewakili ASN Kantor Kemenag Banyumas yang akan memasuki masa purna tugas tahun ini, dirinya berharap terus didoakan. Prinsip masa sebelum pensiun perlu disiapkan untuk masa depan yang cerah dengan tetap menjalin silaturahmi.

"Terimakasih telah diberikan kesempatan mengabdi," tutup Kepala KUA Purwokerto Selatan tersebut. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait