Banner v.2

Polres Kebumen Gelar Penghijauan dan Upacara Hari Ibu ke-97

Polres Kebumen Gelar Penghijauan dan Upacara Hari Ibu ke-97

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menanam bibit pohon pinus dalam kegiatan penghijauan di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam.--

KEBUMEN - Polres Kebumen menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Tanam Pohon Nasional dan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025.

Kegiatan penghijauan yang dilaksanakan di Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam. Sebanyak 5.200 bibit pohon pinus disiapkan untuk ditanam di lahan milik Perhutani seluas 9,6 hektare. Program tersebut digelar dalam rangka Bulan Tanam Pohon Nasional yang diperingati setiap 20 Desember.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menyampaikan bahwa ribuan bibit tersebut ditanam secara bertahap sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lahan dan peningkatan tutupan hijau.

"Sebanyak 5.200 bibit pohon pinus disiapkan dan ditanam secara bertahap di area yang telah ditentukan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lahan dan peningkatan tutupan hijau," ujar Kapolres dalam kegiatan penanaman secara simbolis, Minggu (21/12).

BACA JUGA:Warga Desa Sampang, Kebumen Bangun Jembatan Darurat

BACA JUGA:Pengurus MWC NU Alian Dilantik

AKBP Eka Baasith menegaskan bahwa gerakan tanam pohon merupakan kontribusi Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana alam.

"Menjaga kelestarian alam tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar gerakan tanam pohon ini memberi dampak jangka panjang," katanya.

Sementara itu, Polres Kebumen juga menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di halaman Mapolres Kebumen, Senin (22/12). Upacara dipimpin Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman yang mewakili Kapolres Kebumen. Pada saat bersamaan, Kapolres Kebumen menghadiri upacara peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Kebumen bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen.

Dalam amanatnya, Kompol Faris Budiman membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

"Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam mewujudkan keadilan, kesetaraan, dan perlindungan hak asasi manusia," tuturnya.

Kompol Faris juga menegaskan pentingnya peran aparat penegak hukum dalam pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: